Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

7 Kiat Menguatkan Persaudaraan di Sekolah Islam

Diantara kenikmatan terindah yang Allah anugerahkan kepada hamba adalah nikmat persaudaraan. Persaudaraan sejati yang terjalin bukan atas dasar keuntungan materi, kepentingan pribadi, pelarian, dan berbagai bentuk penyimpangan niat berukhuwwah (persaudaraan) lainnya. Sungguh, bumi yang luas akan menjadi sempit dan urusan yang mudah pun akan menjadi rumit jika hubungan persaudaraan buruk. Allah berfirman:

وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا

“Dan ingatlah nikmat yang Allah berikan kepada kalian disaat kalian bermusuhan lalu Allah lunakkan hati diantara kalian sehingga kalian atas nikmatnya menjadi bersaudara”. (QS. Al Imran[3]: 103).

“Imam al Tabari Rahimahullah berkata: “Dahulu orang Arab jahiliyyah saling bermusuhan karena kemusyrikan dan saling membunuh karena fanatisme golongan bukan karena taat kepada Allah dan Rasulnya. Lalu datanglah Islam menyatukan hati mereka dalam ukhuwwah imaniyah (bersaudara karena iman) dan saling berhubungan serta bersatu padu dalam Islam.” (Tafsir al Tabari, 1994).

Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wasalam pun di banyak hadisnya yang sahih mengingatkan betapa urgennya merekatkan ukhuwwah sebagai modal besar peradaban dan kejayaan Islam. Diantaranya, seorang muslim kepada muslim yang lain adalah bersaudara, tidak boleh menzolimi, meremehkan dan menghina. (HR. Muslim).

Rasulullah juga memberi perumpamaan muslim yang satu dengan muslim yang lain bagaikan satu tubuh yang jika sakit maka tubuh yang lain pun merasakan sakit. Artinya seorang muslim harus peka dengan rasa sakit, sedih dan sulit muslim yang lain sehingga didoakan dan ditolong. (HR. Muslim).

Dan juga Rasulullah mengingatkan bahwa seorang muslim yang satu dengan muslim yang lain itu bagaikan satu bangunan yang saling melengkapi sehingga indah dan kokoh bukan saling menjatuhkan, ingin paling menonjol, dan memaklumi kekurangan. (HR. Bukhari).

Untuk itulah sebagai teladan para siswa sekolah Islam harus menguatkan ukhuwah. Dan siswa sekolah Islam hendaknya menjalani dengan sabar kiat-kiat berikut ini agar ukhuwah semakin indah sampai ke janah (surga).

Pertama, siswa sekolah Islam hendaknya saling tolong menolong dalam kebaikan dan takwa. (QS. Al Maidah[5]: 2).

Kedua, siswa sekolah Islam harus menjauhi sifat zhalim kepada teman-temannya baik dengan perkataan atau perbuatan seperti berkata kotor, mengghibah, hasad, mengadu domba, berburuk sangka dan kelakuan buruk lainnya. (HR. Muslim).

Ketiga, siswa sekolah Islam menguatkan kasih sayang antara sesama, mengalah, dan memaafkan kesalahan teman karena pasti ada saja kasus atau masalah yang terjadi dalam pergaulan.

Keempat, siswa sekolah Islam siap menerima nasihat, masukan dan saran kebaikan dari teman. Karena itu akan menjadi sebab seseorang mengetahui kelemahan dan kekurangan diri agar diperbaiki sehingga lebih baik. (QS. Al ‘Asr[103]: 3).

Kelima, siswa sekolah Islam selalu bermuka manis, saling bertukar hadiah, menjenguk yang sakit, dan saling berkunjung karena Allah. (HR. Muslim).

Keenam, siswa sekolah Islam menanamkan dalam jiwanya kecintaan untuk saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri. Jangan sampai memberi hal yang remeh disaat mampu untuk memberi lebih. (HR. Muslim).

Ketujuh, siswa sekolah Islam hendaknya mendoakan orang tua, guru, teman dan semua pihak yang berkontribusi selama masa pendidikannya. Diantara doanya penguat ukhuwah QS. Al Hasyr[59]: 10.

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلًّا لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌ

“Wahai Tuhanku ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami. Dan janganlah engkau tanamkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.” (alukah.net, 2014).

TAGS
#Brother Hood #Nikmat Ukhuwwah #Persaudaraan Islam #Sekolah Islam
Login