Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Adzan Adalah

Bina-Qurani-Adzan-Adalah
Adzan Adalah

Adzan adalah pengumuman masuknya waktu shalat dengan lafazh-lafash tertentu. Hukumnya wajib hanya bagi laki-laki saja. Sedangkan wanita tidak diwajibkan mengumandangkan adzan dan iqamat.

Diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dengan sanad yang dha’if bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

“Tidak ada kewajiban adzan, iqamat, shalat jumat, dan mandi jumat untuk wanita. Jika mereka shalat berjamaah, imamnya tidak berdiri di depan, akan tetapi di tengah jamaah.” (HR. Al-Baihaqi)

Namun jika mereka mau mengumandangkannya, maka hal itu tidak mengapa selama tidak terdengar oleh laki-laki. Ibnu ‘Umar pernah ditanya, “Bolehkah wanita mengumandangkan adzan?” Beliau marah dan berkata, “Apakah aku boleh melarang orang lain dari dzikrullah?” (HR. Ibnu Syaibah)

Bina-Qurani-Adzan-Adalah

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Adzan Adalah, Source: Photo by YT Image

Seorang wanita yang mendengar adzan dan iqamat, makai a disunnahkan mengucapkan seperti apa yang diucapkan oleh muadzin, berdasarkan hadits Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam:

إِذَا سَمِعْتُمُ النِّدَاءَ، فَقُولُوا مِثْلَ مَا يَقُولُ الْمُؤَذِّنُ

Artinya:

“Jika kalian mendengar adzan, maka ucapkanlah (ikutilah) apa yang diucapkan oleh muadzin.” (HR. Bukhari Muslim)

Yang diikuti adalah setiap ucapan muadzin, kecuali “Hayya ‘alash shalaah” dan “Hayya ‘alal falaah.” Untuk dua ucapan ini, ia disunnahkan mengucapkan “Laa haula walaa quwwata illa billah.” (HR. Muslim)

Setelah muadin mengumandangkan adzan, disunnahkan bershalawat kepada Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam kemudian membaca doa:

اللهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ، وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ، آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيلَةَ وَالْفَضِيلَةَ، وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُودًا الَّذِي أَنْتَ وَعَدْتَهُ

Artinya:

“Ya Allah, Pemelihara panggilan yang sempurna dan shalat yang akan didirikan ini, berikanlah kepada Muhammad wasilah dan fadhilah, serta bangkitkanlah beliau di maqam yang terpuji sebagaimana yang telah engkau janjikan.” (HR. Bukhari)

Bina-Qurani-Adzan-Adalah

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Adzan Adalah, Source: Photo by GS Image

Disunnahkan memperbanyak doa di antara adzan dan iqamat, karena doa pada waktu tersebut mustajab (dikabulkan). Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

الدُّعَاءُ لَا يُرَدُّ بَيْنَ الْأَذَانِ وَالْإِقَامَةِ

Artinya:

“Doa yang dipanjatkan pada waktu antara adzan dan iqamat tidak akan ditolak.” (HR. At-Tirmidzi)

Jika engkau sedang berada di masjid dan adzan telah dikumandangkan, maka engkau tidak boleh meninggalkan masjid kecuali karena darurat. Diriwayatkan dari Abu Asy-Sya’tsa, ia berkata, “Kami pernag duduk-duduk di masjid bersama Abu Hurairah. Ketika seorang muadzin mengumandangkan adzan, seorang laki-laki berdiri dan berjalan keluar. Lalu Abu Hurairah terus memandang laki-laki tersebut hingga ie keluar masjid. Setelah itu Abu Hurairah Raḍiallāhu ‘Anhu berkata, “Orang ini telah durhaka kepada Abul Qasim Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam.” (HR. Muslim)

Dikutip dari: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Fiqhus Sunnah Lin Nisa’ Wama Yajibu an Ta’rifahu Kullu Muslimatin min Ahkam. Edisi terjemah: Alih Bahasa M. Taqdir Arsyad, Fikih Sunnah Wanita Panduan Lengkap Wanita Muslimah, (Bogor: Griya Ilmu, 2019), 086-087.

Thumbnail Source: Photo by GS Image

Artikel Terkait:
Adzan dan Iqamat

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Cara Sholat Jenazah #Doa Selesai Sholat #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
© 2021 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login