Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Apa Itu Arti Pendidikan?

Dr. Ade Wahidin, Lc., M.Pd.I.
Pengasuh Bina Qurani Islamic School

Salah satu istilah yang cukup populer di tengah masyarakat dan diyakini telah menjadi kebutuhan semua usia, profesi, dan kalangan adalah istilah pendidikan. Pendidikan dapat dimaknai sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan; proses, cara, perbuatan mendidik.

(https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/pendidikan, 2020)

Dalama istilah bahasa Arab, kata pendidikan diungkapkan dengan beberapa istilah di antaranya yaitu tarbiyah, ta‘līm, dan ta’dīb.

Kata tarbiyah merupakan bentuk maṣdar atau bentuk ketiga dari kata rabbā-yurabbī-tarbiyatan yang artinya menumbuhkembangkan. Dalam hal ini Ibn Manẓūr pernah menyatakan dalam Lisān al-‘Arab dengan ungkapan rabbaitu fulānan artinya segala sesuatu yang berkaitan dengan proses menumbuhkembangkan anak. (Ibn Manẓūr, 1414 H).

Adapun ta‘līm maka secara Bahasa juga bentuk ketiga dari kata ‘allama- yu‘llimu-ta‘līm yang artinya mengajarkan. Sedangkan ta’dīb yang merupakan bentuk ketiga dari kata addaba-yu’addibu ta’dīban artinya adalah ‘allama (mendidik/mengajarkan). Sebagaimana dikatakan al-Fairūz Ābādī:

وأدَّبَه: عَلَّمَه فَتَأَدَّبَ واسْتَأْدَبَ

 Addabahu yaitu ia mengajarkan orang lain tentang adab sehingga orang tersebut menjadi beradab dan senantiasa menghiasi dirinya dengan adab. (Al-Qāmūs al-Muḥīṭ, 2005). Istilah ta’dīb juga bermakna melatih, hal ini sebagaimana dalam Hadis Nabi berikut:

تأديبُ الرَّجُلِ فرَسَه

“Seseorang yang sedang melatih kudanya.” (HR. Abu Dawud)

Berdasarkan uraian tersebut, sebetulnya tiga istilah pendidikan tarbiyah, ta‘līm, dan ta’dīb secara makna saling melengkapi. Dalam konteks pendidikan, dapat disimpulkan bahwa konotasi makna istilah tarbiyah lebih umum daripada ta‘līm, dan ta’dīb. Jika tarbiyah mencakup seluruh domain pendidikan yaitu kognitif, afektif, dan psikomotorik. Adapun ta‘līm maka lebih ditekankan pada domain kognitif, sedangkan ta’dīb lebih ditekankan pada domain afektif atau karakter dan domain psikomotorik atau skill.

Makna sebagaimana di atas jika ketiganya disebutkan secara bersamaan, tetapi jika disebutkan sendirian atau masing-masing maka maknanya adalah pendidikan secara umum yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hal ini seperti istilah Islam dan Iman, jika berkumpul maka Islam bermakna ajaran-ajaran yang nampak sedangkan iman adalah ajaran-ajaran yang terkait perkara gaib. Tetapi jika Islam dan Iman ini disebutkan secara masing-masing maka Islam mencakup Iman dan sebaliknya istilah Iman mencakup makna Islam.

TAGS
#Ade Wahidin #Ta‘līm #Ta’dīb #Tarbiyah #Pendidikan
Login