Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Apa Yang Dimaksud Dengan Robotic Process Automation (RPA)

Bina-Qurani-Apa-Yang-Dimaksud-Dengan-Robotic-Process-Automation-(RPA)
Apa Yang Dimaksud Dengan Robotic Process Automation (RPA)

Robotic process automation atau RPA adalah sebuah teknologi otomatisasi proses bisnis yang digunakan untuk mengotomasikan interaksi dengan desktop GUI pengguna akhir.

Robotic process automation juga merupakan sebuah software robot yang digunakan untuk melakukan task komputer yang terstruktur, rutin, dan berulang. Penggunaan software robot ini akan mengoptimalkan proses kerja yang dilakukan dalam volume yang besar.

RPA merupakan sebuah teknologi baru yang potensinya belum direalisasi secara utuh. Dengan penggunaan proses otomasisasi robot, aktivitas manusia di dalam komputer akan ditiru dan dikerjakan sebagaimana yang dilakukan oleh manusia dengan waktu yang lebih cepat dan akurasi 100%.

Robot tersebut juga dapat bekerja selama 24 jam sehari dalam 7 hari waktu kerja, tanpa lelah dan berkurang kemampuannya. Robot tersebut juga memungkinkan manusia untuk mereplikasi bagaimana seseorang melakukan tugas yang berulang-ulang dalam suatu aplikasi. Misalnya dengan memasukan data dan melakukan tugas yang berhubungan dengan transaksi.

Namun adanya Robotic Process Automation bukan untuk menggantikan seluruh peran manusia di dalam industri atau perusahaan. Akan tetapi, RPA justru bertujuan untuk meningkatkan outcome dari karyawan, sehingga robot akan menjadi asisten manusia yang efektif dan powerfull.

Itulah ringkasan tentang apa yang dimaksud dengan robotic process automation (RPA)

Bina-Qurani-Apa-Yang-Dimaksud-Dengan-Robotic-Process-Automation-(RPA)

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Apa Yang Dimaksud dengan Robotic Process Automation (RPA), Source: Photo by Freepik

Karakteristik Robotic Process Automation (RPA)

Setelah mengetahui apa yang dimaksud dengan robotic process automation (RPA), hal selanjutnya yang perlu diketahui adalah karakteristik dari RPA.

Bagi sebagian orang yang belum memahami perbedaan antara RPA dengan otomasi tradisional, terkadang mengalami kebingungan dalam memahami apa yang dimaksud dengan robotic process automation (RPA) dan apa yang dimaksud dengan otomasi tradisional. Oleh karenanya, untuk mengetahui perbedaan tersebut perlu dipahami pula tentang karakteristik dari RPA.

Otomasi tradisional adalah proses otomasi yang memerlukan integrasi aplikasi pada tingkat basis data atau infrastruktur dan hal tersbut dapat memakan waktu berbulan-bulan dalam mengimplemetasikannya. Sedangkan RPA adalah bentuk otomasi lainnya yang memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:

1. RPA Bersifat Non-Instrusif

Sistem robotic process automation bersifat non-instrusif atau tidak mengganggu. Artinya sistem RPA tetap berada di front end sistem dan tidak mengganggu back end sistem sama sekali.

2. RPA Bersifat Agnostic

Sifat agnostic yang dimiliki oleh RPA memungkinkan robot ini untuk menjalankan kinerjanya dalam lintas tipe aplikasi.

3. RPA Meniru Tindakan Manusia

RPA mampu mengambil Tindakan dengan cepat karena kemampuannya yang dapat meniru dan mengikuti peran manusia.

4. RPA Bersifat Scalable

RPA juga memiliki sifat yang scalable yang mudah diintegrasikan. Sehingga sistem ini dapat dengan mudah menangani perubahan beban kerja, baik pengurangan maupun penambahan, sesuai dengan kebutuhan kerja.

5. RPA Mudah Dipelajari

Karakteristik lain yang dimiliki oleh RPA adalah mudah dipelajari. RPA dikembangkan untuk memberikan kemudahan bagi orang-orang non teknis untuk menggunakannya. RPA juga didesain tanpa kode programing sehingga memudahkan dalam proses mempelajarinya.

Itulah beberapa karakteristik dari robotic process automation (RPA). Berdasarkan karakteristik tersebut, maka dapat dikatakan bahwa RPA merupakan solusi yang memberikan perbaikan lebih cepat dibandingkan dengan otomatisasi tradisional.

Bina-Qurani-Apa-Yang-Dimaksud-Dengan-Robotic-Process-Automation-(RPA)

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Apa Yang Dimaksud dengan Robotic Process Automation (RPA), Source: Photo by Freepik

Type Robotic Process Automation (RPA)

Robotic process automation dapat bekerja dalam dua tipe mode, yaitu tipe attended mode dan unattended mode.

1. Attended Mode

Bot dengan attended mode akan membutuhkan manusia untuk menjalankannya. Attended mode biasanya berjalan di local desktop, artinya mereka memanipulasi program front office yang sama dengan yang digunakan oleh pengguna akhir.

Attended mode bermanfaat untuk pengguna agar dapat dengan cepat mengkoordinasikan tugas-tugas sederhana namun membosankan, seperti mencari dan mengambil data pelanggan tertentu. Namun secara umum, manfaat utama yang didapatkan dari implementasi attended mod yaitu:

  • Waktu implementasi yang cepat.
  • Pengembalian investasi yang cepat.
  • Tidak mengganggu alur kerja yang ada.
2. Unattended Mode

Sedangkan unattended mode adalah bot yang digunakan untuk fungsi back office yang memiliki dampak yang lebih luas pada alur kerja. Unattended mode biasanya berjalan di server organisasi dengan sedikit atau tanpa campur tangan manusia. Mode ini akan berjalan pada jadwal yang telah ditentukan atau secara realtime selama 7 kali 24 jam dalam setahun.

Manfaat umum yang didapatkan dari implementasi unattended mode antara lain yaitu:

  • Transformasi digital adalah keunggulan utama unattended mod.
  • Mengoptimalkan proses di seluruh perusahaan.
  • Memiliki potensi ROI yang lebih besar.

Demikianlah tulisan tentang apa yang dimaksud dengan robotic process automation (RPA) mulai dari definisi, hingga karakteristik dan tipe dari robotic process automation. Semoga bermanfaat!

Thumbnail Source: Photo by Freepik

Artikel Terkait:
Mengatur Penggunaan Gadget pada Anak

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam #Sekolah Tahfiz
Login