Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Atlet Indonesia Peraih Medali Olimpiade Tokyo 2020

Bina-Qurani-Atlete-Indonesia-Peraih-Medali-Di-Olimpiade-Tokyo-2020-

Olimpiade Tokyo 2020 – Perjuangan kontingan Indonesia di dalam perhelatan akbar Olimpiade Tokyo 2020 berakhir pada Senin malam tanggal 2 Agustus 2021. Enam dari 28 atlet Indonesia yang mewakili Tanah Air dalam Olimpiade Tokyo 2020 berhasil membawa pulang medali.

Enam atlet tersebut terdiri atas lima nomor dari dua cabang olahraga, yaitu cabang bulutangkis dan angkat besi.

Perolehan medali dari tim Merah Putih di Olimpiade Tokyo 2020 diawali dengan kejutan dari cabang angkat besi putri kelas 49 kg. Windy Cantika Aisah yang merupakan debutan dan tidak diberi target medali, justru berhasil membawa pulang medali perunggu pada tanggal 24 Juli 2021 atau sehari setelah upacara pembukaan Olimpiade Tokyo 2020.

Raihan perunggu oleh Windy Cantika nampaknya memberikan motivasi tersendiri bagi kontingen Indonesia khususnya para atlet dari cabang angkat besi.

Terbukti, di hari berikutnya Eko Yuli Irawan sukses menambah pundi-pundi medali pada cabang angkat besi putra kelas 61 Kg. Eko Yuli harus bersusah paya melawan musuh bebuyutannya dari China, Li Fabin. Akhirnya, Eko Yuli Irawan harus mengakui keunggulannya dan hanya mampu meraih medali perak di Olimpiade Tokyo 2021.

Bina-Qurani-Atlete-Indonesia-Peraih-Medali-Di-Olimpiade-Tokyo-2020-

Image: Olimpiade Tokyo 2020, Source: Photo From-Pikiran Rakyat

Kejutan yang lainnya juga datang dari cabang angkat besi putra kelas 73 kg. Rahmat Erwin Abdullah berhasil merangsek naik membawa pulang medali perunggu untuk kontingen Merah Putih.

Rahmat mengaku bahwa raihan perunggu Windy Cantika menjadi suntikan semangat dirinya untuk turut menyumbangkan medali bagi Indonesia di perhelatan Olimpiade Tokyo 2020. Sehingga dia berusaha sekuat tenaga agar bisa membawa pulang medali untuk Indonesia.

Kemudian yang lebih mengejutkan lagi, Pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu berhasil mempersembahkan medali emas pertama untuk Indonesia di cabang olahraga Bulutangkis pada Olimpiade Tokyo 2020.

Greysia Polii dan Apriyani berhasil merebut medali emas setelah menundukkan pasangan ganda putri asal Cina pada partai final yang diselenggarakan pada hari Senin, 2 Agustus 2021 di Musashino Forest Sport Plaza. Pasangan Greysia dan Apriyani berhasil mengalahkan pasangan Cheng Qing Chen dan Jia Yi Fan dengan skor 21-19 dan 21-15.

Raihan emas ini merupakan emas pertama, dan merupakan torehan rekor baru dalam sejarah ganda putri bulutangkis Indonesia di ajang Olimpiade.

Medali emas yang diraih dari pasangan Greysia dan Apriyani sekaligus menjadi medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, setelah sebelumnya tiga medali sudah didapat dari cabang angkat besi. Dimana Eko Yuli Irawan berhasil meraih medali perak, kemudian Windy Cantika dan Rahmat Erwin Abdullah masing-masing berhasil meraih medali perunggu.

Bina-Qurani-Atlete-Indonesia-Peraih-Medali-Di-Olimpiade-Tokyo-2020-

Image: Anthony Sinisuka Ginting – Olimpiade Tokyo 2020, Source: Photo From Indosport

Setelah torehan medali emas yang diraih Greysia dan Apriyani, Indonesia juga berhasil memperoleh tambahan satu medali perunggu pada Olimpiade Tokyo 2020. Dari cabang bulutangkis tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting berhasil mempersembahkan medali perunggu setelah dengan mudah mengalahkan pebulutangkis asal Guatemala. Anthony berhasil menundukkan Kevin Cordon dalam perebutan juara ketiga.

Medali Anthony menjadi medali terakhir yang dapat dibawa pulang ke Tanah Air lataran 28 atlet dari kontingen Indonesia sudah berlaga di Olimpiade Tokyo 2020.

Dengan perolehan lima medali dari cabang angkat besi dan bulutangkis, Indonesia berhasil menduduki urutan ke-40 klasemen sementara perolehan medali Olimpiade Tokyo 2020.

Di antara negara kawasan Asia Tenggara, raihan lima medali Indonesia menjadi yang terbanyak. Disusul dengan Filipina dengan raihan tiga medali dan Thailand dengan raihan dua medali.

Bina-Qurani-Atlete-Indonesia-Peraih-Medali-Di-Olimpiade-Tokyo-2020-

Image: Olimpiade Tokyo 2020, Source: Photo From Jonathan Chng Unsplash

Sementara itu, Malaysia berada di urutan ke dua terbawah di atas Suriah dengan perolehan 1 medali perunggu.

Sedangkan di posisi lima besar belum mengalami banyak perubahan, China masih memimpin dengan raihan 71 medali, disusul dengan Amerika Serikat dengan 85 medali, kemudian Jepang dengan 41 medali, Australia dengan 38 medali dan Russian Olympic Committee (ROC) dengan 55 medali.

Thumbnail Source: Photo From Kyle Dias Unsplash

Artikel Terkait:
Pendiri Paskibraka

TAGS
#Adab Muslimah #Biografi Ibnu Hajar #cara menjadi youtuber #Ikhlas ketika ibadah #Manfaat tafakkur #niiat beribadah #Olimpiade Tokyo 2020 #Pendiri Paskibraka #Tafakur alam
Login