Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Bahaya Letusan Gunung Berapi

Bina-Qurani-Bahaya-Letusan-Gunung-Berapi
Bahaya Letusan Gunung Berapi

Gunung berapi diartikan sebagai lubang kepundan atau rekahan dalam kerak bumi tempat keluarnya cairan magma atau gas atau cairan lainnya ke permukaan bumi. Material yang dierupsikan ke permukaan bumi umumnya berbentuk kerucut terpancung.

Sedangkan secara bahasa, gunung berapi merupakan kata yang berasal dari bahasa romawi, yaitu volcano atau vulcan. Gunung berapi atau yang dikenal juga dengan gunung api adalah suatu istilah yang didefinisikan sebagai suatu fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 KM di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi.

Gunung berapi terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu hingga sekarang. Pengetahuan tentang gunung berapi ini berawal dari perilaku manusia dan manusia purba yang memiliki hubungan dekat dengan gunung berapi. Hal tersebut diketahui dari adanya penemuan fosil manusia yang berada di dalam endapan vulkanik.

Terbentuknya gunung berapi di bumi dikarenakan terpecahnya kerak bumi menjadi 17 lempengan tektonik utama yang kaku dan mengambang di atas lapisan mantel yang lebih panas dan lunak. Oleh karena itu gunung berapi yang ada di bumi sering ditemukan berada di batas divergen dan konvergen dari lempengan tektonik.

Satu gunung berapi merupakan bentukan alam dari pecahan yang terjadi di kerah dari benda langit bermassa planet seperti bumi. Patahan tersebut mengakibatkan keluarnya lava panas, abu vulkanik, dan gas dari dapur magma yang terdapat di bawah permukaan bumi.

Bina-Qurani-Bahaya-Letusan-Gunung-Berapi

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Bahaya Letusan Gunung Berapi, Source: Photo by Felipe Pexels

Bahaya Letusan Gunung Berapi yang Terjadi

Bahaya letusan gunung berapi dapat berpengaruh secara langsung atau tidak langsung, yang menjadi bencana bagi kehidupan manusia. Bahaya langsung atau primer yang diakibatkan oleh letusan gunung berapi adalah:

1. Leleran Lava

Leleran lava merupakan cairan lava yang pekat dan panas serta dapat merusak segala infrastruktur yang dilaluinya. Kecepatan aliran lava tergantung dari kekentalan magmanya, di mana semakin rendah kekentalan magmanya, maka makin jauh pula jangkauan alirannya. Suhu lava pada saat dierupsikan berkisar antara 800 derajat sampai 1200 derajat Celcius.

Di Indonesia, leleran lava yang dierupsikan gunung berapi memiliki komposisi magma dengan volume menengah. Sehingga pergerakannya cukup lamban yang dapat membantu manusia dalam menghindarkan diri dari terjangannya.

2. Aliran Awan Panas (Piroklastik)

Aliran awan panas atau piroklastik dapat terjadi akibat runtuhan tiang asap erupsi plinian, letusan langsung ke satu arah, guguran kubah lava atau lidah lava dan aliran pada permukaan tanah (surge). Aliran piroklastik sangat dikontrol oleh gravitasi dan cenderung mengalir melalui daerah rendah atau lembah.

Mobilitas tinggi aliran piroklastik dipengaruhi oleh pelepasan gas dari magma atau lava atau dari udara yang terpanaskan pada saat mengalir. Adapun kecepatan alirannya bisa mencapai 150-250 km per jam, dan jangkauan aliran dapat mencapai puluhan kilometer walaupun bergerak di atas air atau laut.

3. Jatuhan Piroklastik

Jatuhan piroklastik terjadi dari letusan yang membentuk tiang asap cukup tinggi, pada saat energinya habis, abu akan menyebar sesuai arah angin kemudian jatuh lagi ke muka bumi. Hujan abu ini merupakan bahaya langsung bagi manusia, tetapi endapan abunya akan merontokkan daun-daun dan pepohonan kecil sehingga merusak agro dan pada ketebalan tertentu dapat merobohkan atap rumah.

Sebaran abu di udara dapat menggelapkan bumi beberapa saat serta mengancam bahaya bagi jalur penerbangan.

4. Lahar Letusan

Lahar letusan terjadi pada gunung berapi yang mempunyai danau kawah. Apabila volume air alam kawah cukup besar akan menjadi ancaman langsung saat terjadi letusan dengan menumpahkan lumpur panas.

5. Gas Vulkanik Beracun

Gas beracun yang muncul saat terjadinya letusan gunung berapi aktif berupa CO, CO2, HCN, H2S, SO2, dll. Sehingga pada konsentrasi di atas ambang batasnya dapat membunuh.

Itulah beberapa bahaya langsung akibat terjadinya letusan gunung berapi.

Thumbnail Source: Photo by Andrew Pexels

Artikel Terkait:
Erupsi Gunung Semeru

TAGS
#Berbakti kepada orang tua #doa berlindung dari virus corona #Doa Pagi Hari #Doa-doa #Erupsi #Gunung #hukum qurban adalah #ikhlas beramal shalih #ikhlas beramal #Sunah Rasul #Sunnah Rasul
© 2021 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login