Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Cara Menjaga Kesehatan Mental

Bina-Qurani-Cara-Menjaga-Kesehatan-Mental
Cara Menjaga Kesehatan Mental

Kesehatan mental merupakan suatu kondisi di mana mental dan batin seseorang berada dalam keadaan yang tenang, tentram dan sejahtera. Kesehatan mental yang baik dapat mewujudkan berbagai potensi yang ada pada diri setiap orang.

Kondisi kesehatan mental yang baik juga dapat mengatasi setiap tekanan hidup yang dialami oleh seseorang. Sehingga pada akhirnya kesehatan mental dapat berdampak pada meningkatnya produktifitas kerja baik untuk kehidupan pribadi maupun kehidupan bermasyarakat.

Sebaliknya, kondisi kesehatan mental yang terganggu akan menyebabkan suasana hati yang tidak tenang, panik, labil, berkurangnya kemampuan berpikir, emosi di luar kendali, serta dapat mengakibatkan si penderita berperilaku buruk.

Selain itu, kondisi kesehatan mental yang tidak baik juga akan menjadi sumber masalah dalam kehidupan sehari-hari. Di antara masalah yang ditimbulkan akibat dari terganggunya kesehatan mental adalah rusaknya interaksi dan hubungan dengan orang lain, serta menurunya produktifitas kerja dan perstasi di dunia pendidikan.

Oleh karena itu, penting kiranya bagi kita untuk senantiasa menjaga kesehatan mental, agar hal-hal positif dapat tercapai dan terhindar dari dampak negatif terganggunya kesehatan mental sebagaimana disebutkan di atas. Berikut ini kami uraikan beberapa kegiatan yang dapat Anda lakukan sebaga cara menjaga kesehatan mental.

Bina-Qurani-Cara-Menjaga-Kesehatan-Mental

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Menjaga Kesehatan Mental, Source: Photo by Karolina G Pexels

Tips-tips dan Cara Menjaga Kesehatan Mental

Kondisi kesehatan mental seseorang sangat berpengaruh terhadap pemikiran, suasana hati, hingga perilaku. Jika terjadi gangguan kesehatan mental, maka dapat berimbas pada aktivitas sehari-hari. Bahkan, pada kondisi yang lebih berat, penderitanya dapat tertekan dan hingga melakukan upaya percobaan bunuh diri.

Berikut ini beberapa cara menjaga kesehatan mental yang bisa Anda coba lakukan:

1. Berfikir Positif

Di antara cara untuk menjaga kesehatan mental adalah senantiasa berpikir positif. Pola pikir yang positif dapat membantu Anda menjadi lebih percaya diri, memperbaiki suasana hati, dan dapat mengurangi kemungkinan berkembangnya kondisi seperti hipertensi, depresi, dan gangguan terkait stress yang lainnya.

Berpikir positif dapat dilakukan untuk menghadapi ketidaknyamanan yang ada. Misalnya, ketika terjadi suatu masalah maka jangan terlalu buru-buru dalam mengambil kesimpulan. Lebih baik untuk mencari tahu terlebih dahulu penyebab dari masalah yang terjadi dan mengambil langkah untuk mencapai solusi yang tepat.

2. Mengonsumsi Makanan Bergizi

Cara menjaga kesehatan mental yang kedua yaitu dengan mengonsumsi makanan bergizi. Makanan yang begizi tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik saja, namun juga baik untuk kesehatan mental.

Dengan mengonsumsi makanan bergizi, seseorang dapat meningkatkan hormone yang membangun suasana hati agar tetap positif. Seperti karbohidrat, sayur, dan buah-buahan dapat memberi makan sel tubuh serta mengontrol suasana hati lebih positif.

3. Mengurangi Konsumsi Kafein

Mengurangi konsumsi kafein juga merupakan salah satu cara menjaga kesehatan mental. Kafein merupakan stimulant yang ditemukan di dalam minuman seperti kopi, teh, cokelat, dan minuman energi. Dimana apabila dikonsumsi dengan dosis tinggi, dapat meningkatkan kecemasan.

Setiap orang memiliki ambang batas yang berbeda-beda terhadap berapa banyak total kafein yang dapat ditoleransi oleh tubuh. Kebanyakan mengonsusmi kafein akan membuat seseorang menjadi lebih gelisah atau cemas. Oleh karenanya, mulailah untuk mengurangi konsumi kafein sedari sekarang.

4. Rutin Berolahraga

Rajin berolahraga tidak hanya berdampak baik untuk kesehatan fisik, namun juga dapat berkontribusi positif bagi kesehatan mental seseorang.

Berolahraga tidak perlu melakukan aktifitas yang berat-berat dan susah, namun biasakan untuk rutin melakukan olahraga meski hanya 20 menit. Selain menyehatkan fisik, olehraga juga akan mendorong mental yang semakin sehat.

5. Tidur dengan Waktu yang Cukup

Tubuh manusia membutuhkan waktu tidur yang cukup, karena pada saat itulah tubuh bekerja memperbaiki segala jenis kerusakan, baik kerusakan dalam hal fisik maupun kerusakan mental.

Tubuh manusia yang kurang istirahat dan kurang tidur, dapat membuat seseorang menjadi cepat marah, tidak sabar, sulit berkonsentrasi, murung, stress, dan depresi. Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat seseorang kelelahan untuk melakukan hal-hal yang diinginkan serta menjadi kurang produktif.

Itulah beberapa cara untuk menjaga kesahatan mental.

Bina-Qurani-Cara-Menjaga-Kesehatan-Mental

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Menjaga Kesehatan Mental, Source: Photo by Barbara Pexels

Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Mental Seseorang

Kesehatan mental seseorang dipengaruhi oleh berbagai faktor yang menjadi penyebab kondisi batin menjadi tertekan sehingga menimbulkan dampak pada perilaku, kepribadian, dan kesehatan mental seseorang.

Berikut ini adalah berapa faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental seseorang:

  • Faktor genetik pada seseorang.
  • Hubungan dengan keluarga atau kerabat.
  • Gaya hidup.
  • Pekerjaan atau profesi.
  • Keadaan sosial, ekonomi poltik dan kebudayaan.
  • Pendidikan seseorang.
  • Keadaan lingkungan.
  • Kehidupan di masa kecil.

Oleh karena itu, sudah saatnya bagi kita untuk menjalankan pola hidup sehat agar terhindar dari gangguan kesehatan mental.

Diagnosis Kesehatan Mental

Untuk mendiagnosis suatu gangguan kesehatan mental, dokter ahli jiwa atau psikiater akan mengawalinya dengan wawancara medis dan wawancara psikiatri secara lengkap mengenai riwayat perjalanan gejala pada pengidap dan riwayat penyakit pada keluarganya.

Kemudian pemeriksaan dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya penyakit lain.

Bina-Qurani-Cara-Menjaga-Kesehatan-Mental

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Menjaga Kesehatan Mental, Source: Photo by Ella Pexels

Jenis-jenis Gangguan Kesehatan Mental

Terdapat tiga jenis gangguan kesehatan mental yang umumnya sering kita temukan, sebagai berikut:

1. Gangguan Kecemasan

Gangguan kecemasan adalah keadaan mental dimana seseorang mengalami rasa cemas yang berlebihan secara konstan dan sulit untuk dikendalikan. Keadaan seperti ini akan berdampak buruk terhadap kehidupan sehari-hari.

Bagi orang yang kesehatan mentalnya bagus, biasanya rasa cemas ini datang hanya pada waktu dan saat-saat tertentu. Misalnya saat akan menjalani wawancara kerja, saat akan menghadapi ujian sekolah, saat akan melakukan presentasi di depan atasan dan situasi-situasi lain sejenisnya.

Namun bagi penderita gangguan kesehatan mental, rasa cemas ini muncul pasa setiap situasi dan kondisi. Itulah yang menjadi penyebab orang yang mengalami gangguan kecemasan akan sulit marasa rileks dan tenang dari waktu ke waktu.

Selain itu, gangguan kecemasan juga dapat menyebabkan seseorang menjadi kurang percaya diri, sulit berkonsentrasi, stres, sulit berkomunikasi, dan menjadi penyendiri.

Beberapa gejala fisik yang dialami bagi penderita gangguan kecemasan, diantaranya adalah:

  • Jantung berdebar kencang
  • Sesak napas
  • Gadan gemetar
  • Mengeluarkan keringat secara berlebihan
  • Otot menjadi tegang
  • Sulit tidur
  • Lelah
  • Pusing
  • Sakit perut atau kepala
  • Sering kesemutan
  • Mulut kering

Penyebab gangguan kecemasan belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa faktor yang diduga kuat dapan memicu munculnya rasa cemas yang berlebihan. Di antara faktor penyebabnya adalah akibat dari pelecehan, intimidasi, bullying, dan kekerasan yang terjadi di lingkungan keluarga maupun llingkungan masyarakat.

Gangguan kecemasan juga dapat disebabkan oleh penyalahgunaan minuman keras dan obat-obatan terlarang.

Gangguan kesehatan mental berupa rasa cemas yang berlebihan dapat diatasi secara mandiri dan tanpa bantuan dari dokter. Di antaranya yaitu melalui beberapa cara seperti berikut:

  • Menjaga pola hidup sehat
  • Mengonsumsi makanan bergizi tinggi
  • Cukup tidur
  • Mengurangi kafein, minuman beralkohol dan zat penenang lainnya
  • Tidak merokok
  • Rutin berolahraga
  • Melakukan metode relaksasi sederhana

Jika dalam proses pengobatan mandiri tidak menunjukan adanya perubahan yang baik, maka disarankan untuk segera bekonsultasi dengan dokter yang kompeten dan berpengalaman.

2. Depresi

Depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang menyebabkan suasana hati penderitanya terus-menerus merasa sedih. Rasa sedih yang dirasa berbeda dengan kesedihan biasa yang umumnya berlangsung dalam kurun waktu yang lama. Rasa sedih pada penderita depresi dapat berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan sampai berbulan bulan.

Gangguan kesehatan mental yang dialami oleh penderita depresi antara lain dapat mempengaruhi perasaan atau emosi, mengubah cara berpikir, mengubah sikap dan cara berperilaku, sulit menjalani aktifitas sehari-hari, bahkan bisa menyakiti diri sendiri dan melakukan percobaan bunuh diri.

Adapun beberapa gejala psikologi yang dialami oleh penderita depresi adalah sebagai berikut:

  • Terus-menerus merasa sedih bahkan menangis.
  • Merasa sangat bersalah dan merasa khawatir berlebihan.
  • Kehilangan motivasi untuk melakukan suatu pekerjaan.
  • Kehilangan rasa percaya diri.
  • Tidak peduli terhadap orang lain.
  • Sulit membuat keputusan dan mudah tersinggung.
  • Berpikiran untuk menyakiti diri sendiri atau bunuh diri.

Sedangkan dampak depresi yang mungkin terjadi terhadap kesehatan seseorang adalah sebagai berikut:

  • Gangguan tidur atau susah tidur.
  • Nafsu makan turun atau meningkat secara drastis.
  • Badan terasa lemah.
  • Bergerak menjadi lebih lambat.
  • Berbicara menjadi lambat.
  • Perubahan siklus menstruasi (pada wanita).
  • Libido turun.
  • Sembelit.
  • Merasakan sakit atau nyeri tanpa sebab.

Beragam hal yang dapat memicu terjadinya depresi antara lain berupa adanya kejadian dalam kehidupan yang menimbulkan stres, hilangnya orang yang dicintai, merasa kesepian, dan kesedihan di masa lalu.

Selain itu gangguan kesehatan mental yang berupa depresi ini dialami oleh penderitanya diakibatkan karena adanya penyakit yang parah dan berkepanjangan, seperti penyakit kanker dan gangguan jantung, cedera parah di kepala, efek dari konsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang, serta akibat dari faktor genetik dalam keluarga.

Bagi penderita yang merasakan gejala-gejala depresi selama lebih dari dua minggu dan tidak kunjung mereda dianjurkan untuk segera berkonsultasi kepada dokter. Apalagi jika gejala depresi tersebut dapat mengganggu kegiatan pendidikan, pekerjaan dan hubungan sosial.

3. Stres

Stres adalah gangguan kesehatan mental dimana keadaan seseorang mengalami tingkat tekanan yang sangat berat. Baik tekanan secara emosi maupun tekanan secara mental.

Seseorang yang mengalami gangguan kesehatan mental berupa stres biasanya akan terlihat gelisah, cemas dan tersinggung. Selain itu, stres juga dapat mengganggu konsentrasi seseorang, mengurangi motivasi dan dapat memicu depresi.

Selain berdampak pada psikologi penderitanya, stres juga dapat berdampak terhadap cara bersikap dan kesehatan fisik penderitanya.

Di antara dampak dari gangguan kesehatan mental berupa stres yang dialami oleh penderita adalah sebagai berikut:

  • Menjadi penyendiri.
  • Enggan berinteraksi dengan orang lain.
  • Mudah marah dan sulit mengendalikan amarahnnya.
  • Menjadi perokok.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Menyalahgunakan obat-obatan terlarang, sejenis narkotika dan sejenis yang lainnya.

Adapun masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat stres adalah sebagai berikut:

  • Gangguan tidur.
  • Sakit kepala.
  • Nyeri dada.
  • Sakit Perut.
  • Kelelahan.
  • Nyeri atau tegang pada otot.
  • Penurunan libido atau gairah seksual.
  • Hipertensi.
  • Obesitas.
  • Diabetes dan Gangguan jantung.

Di antara faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang seseorang mengalami stres di antaranya adalah masalah keuangan, hubungan sosial atau tuntutan di dalam masalah pekerjaan.

Untuk mengatasi dan mengobati stres, disarankan untuk melakukan manajemen stres yang baik, seperti berikut ini:

  • Belajar menerima setiap masalah yang datang dengan lapang dada.
  • Selalu berpikir positif dan yakin semua akan ada hikmahnya.
  • Jangan malu meminta saran kepada orang yang lebih kompeten.
  • Belajar mengendalikan diri.
  • Senantiasa aktif dalam mencari solusi setiap permasalahan.
  • Melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat menenangkan pikiran.
  • Menyisihkan waktu untuk menjalankan hobi.
  • Ikut serta dalam kegiatan-kegiatan sosial dalam membantu orang lain.
  • Menghindari cara-cara yang negatif untuk meredakan stres.
  • Bekerja maksimal dengan mengedepankan kualitas dan kuantitas agar kehidupan menjadi lebih seimbang.

Demikianlah pengertian dari kesehatan mental, faktor-faktor yang mempengaruhi, dan jenis-jenis gangguan pada kesehatan mental seseorang. Semoga pembahasan tentang kesehatan mental ini dapat bermanfaat dan menjadi wawasan tambahan untuk kita.

Tetap jaga kesehatan dengan pola hidup sehat, tetap patuhi protokol kesehatan dan senantiasa berdoa kepada Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā agar diberikan kesehatan dan kehiudpan yang berkah, serta tehindar dari paparan virus corona yang saat ini sedang menyebar begitu tak terkendali.

Thumbnail Source: Photo by Tima M Pexels

Artikel Terkait:
Pengertian Trauma Dumping

TAGS
#berlindung dari virus corona #Cara membuat hand sanitizer #cara mencegah virus corona #doa berlindung dari virus corona #fungsi hand sanitizer #gejala malnutrisi #gejala virus corona #Kesehatan Mental
© 2023 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login