Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Cara Shalat Jenazah

Bina-Qurani-Cara-Shalat-Jenazah
Tata Cara Shalat Jenazah

Syarat-syarat shalat jenazah sama dengan shalat wajib, seperti bersuci, menghadap kiblat, dan menutup aurat. Adapun untuk tata cara pelaksanaan shalat jenazah adalah sebagai berikut:

1. Takbiratul Ihram

Tata cara pertama adalah takbiratul ihram sambil mengangkat kedua tangan, meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di atas dada, membaca Surat Al-Fatihah dan surat lain dengan sirr atau pelan.

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu ‘Abbas, bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam mengangkat kedua tangannya pada takbir pertama shalat Jenazah kemudian beliau tidak mengulangnya (tidak mengangkat) untuk takbir-takbir berikutnya.

Diriwayatkan dair Talhah bin ‘Abdillah bin ‘Auf, ia berkata “Aku shalat Jenazah bersama Ibnu Abbas, ia membaca Al-Fatihah dan surat setelahnya …” (HR. Bukhari)

Diriwayatkan dari Abu Umamah bin Sahl, ia berkata, “Yang disunnahkan dalam shalat Jenazah adalah membaca Al-Fatihah setelah takbir pertama secara pelan, kemudian bertakbir tiga kali dan salam setelah takbir terakhir.” (HR. An-Nasa’i)

Bina-Qurani-Cara-Shalat-Jenazah

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Shalat Jenazah, Source: Photo by Radar Sriwijaya Image

2. Bershalawat

Kemudian setelah membaca Al-Fatihah dan surat setelahnya, dilanjutkan dengan takbir yang kedua lalu membaca shalawat.

Diriwayatkan dari Abu Umamah bahwa seorang shahabat Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam mengabarkan kepadanya, “Yang disunnahkan dalam shalat Jenazah adalah imam bertakbir, kemudian membaca Al-Fatihah setelah takbir pertama secara pelan. Kemudian bershalawat atas Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam dan mengikhlaskan doa kepada jenasah pada tiga takbir yang tersisa, tanpa membaca satu pun ayat Alquran, kemudian mengucapkan salam secara pelan.”

Lafazh shalawat yang dibaca adalah shalawat yang buasa dibaca ketika tasyahud.

Bina-Qurani-Cara-Shalat-Jenazah

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Shalat Jenazah, Source: Photo by Promedia Image

3. Membaca Doa untuk Mayit

Setelah melakukan shalawat, dilanjutkan dengan takbir ketiga dan keempat dan membaca doa untuk mayit setelahnya.

Diriwayatkan dari Abu Ya’fur, dari Abdullah bin Abi Aufa, ia berkata, “Aku ikut menshalatkannya. Beliau bertakbir empat kali kemudian berdiri sejenak untuk berdoa.” (HR. Baihaqi)

Beliau Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

“Jika kalian menshalatkan mayit, maka berdoalah dengan ikhlas untuknya.” (HR. Abu Daud)

Berikut ini adalah doa yang diajarkan oleh Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam saat kita mendatangi orang yang meninggal dunia.

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ

Artinya:

“Ya Allah, tolong ampunilah ia, rahmati ia, selamatkanlah ia, maafkanlah ia, dan tempatkanlah ia di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburnya, mandikan ia dengan air salju dan air embun. Bersihkan ia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan pakaian yang putih dari kotoran, berikan kepadanya rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), dan berilah pasangan yang baik dari pasangannya (di dunia). Dan Masukkan ia ke Surga, dan lindungi dia dari siksa kubur dan siksa neraka.” (HR. Muslim: 963)

Bina-Qurani-Cara-Shalat-Jenazah

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Cara Shalat Jenazah, Source: Photo by Kumparan Image

4. Salam

Setelah membaca untuk si mayit, kemudian dilanjutkan dengan mengucapkan salam dua kali, ke kanan dan ke kiri, boleh pula sekali salam saja ke arah kanan.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud ia berkata, “Tiga perbuatan yang dikerjakan oleh Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam dan ditinggalkan oleh manusia, di antaranya adalah mengucapkan salam dalam shalat jenazah yang sama dengan salam pada shalat lainnya.” (HR. Baihaqi)

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam melaksanakan shalat Jenazah, beliau bertakbir empat kali dan mengucapkan salam satu kali.

Dari hadits-hadits di atas, disimpulkan bahwa shalat jenazah terdiri dari empat takbir. Dan telah shahih pula dari Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bahwa beliau bertakbir lima kali, bahkan diriwayatkan dari beberapa shahabat bahwa mereka bertakbir lebih banyak lagi.

Dikutip dari: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Fiqhus Sunnah Lin Nisa’ Wama Yajibu an Ta’rifahu Kullu Muslimatin min Ahkam. Edisi terjemah: Alih Bahasa M. Taqdir Arsyad, Fikih Sunnah Wanita Panduan Lengkap Wanita Muslimah, (Bogor: Griya Ilmu, 2019), 238-241.

Thumbnail Source: Photo by GS Image

Artikel Terkait:
Hukum Shalat Jenazah

TAGS
#adab penuntut ilmu #Al Baqarah #Alquran 30 Juz #cara berbakti kepada orang tua #Cara Manghafal Quran #Cara membuat hand sanitizer #Cara Sholat Jenazah #hukum qurban adalah #ikhlas dalam beramal #Keutamaan Membaca Alquran
© 2021 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login