Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Hadits Tentang Akhlak Mulia – Bagian 2

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia
Hadits Tentang Akhlak Mulia

Seperti yang telah kami sampaikan pada tulisan hadits tentang akhlak mulia pada bagian sebelumnya, bahwa hadits tentang akhlak mulia adalah hadits-hadits Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam yang di dalamnya berisi tentang anjuran untuk berperilaku baik atau berakhlak mulia.

Hadits tentang akhlak mulia selain berisi tentang anjuran untuk berperilaku baik, biasanya juga berisi tentang keutamaan-keutamaan dari akhlak mulia itu sendiri.

Pada kesempatan kali ini kami akan melanjutkan sedikit pemaparan mengenai beberapa hadits tentang akhlak mulia, sebagai bagian yang kedua. Namun, sebelum kami melanjutkan pembahasan mengenai hadits tentang akhlak mulia, kami akan sedikit mengulang tentang sedikit pengertian dari akhlak mulia.

Jadi poin pembahasan kami pada tulisan kali ini adalah terkait dua hal, yaitu:

  • Pengertian Akhlak Mulia
  • Beberapa Hadits Tentang Akhlak Mulia Bagian Kedua

Untuk lebih jelasnya, yuk kita simak!

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hadits Tentang Akhlak Mulia, Source: Photo From Wizdan Zacky Fauzan Unsplash

Pengertian Akhlak Mulia

Secara bahasa, kata akhlak berasal dari bahasa Arab yaitu Al-Khuluq yang artinya adalah tabiat, budi pekerti, dan kebiasaan. Sedangkan arti dari kata mulia, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah tinggi, terhormat, luhur, baik hati.

Jadi pengertian dari akhlak mulia adalah segala bentuk tabiat dan budi pekerti yang luhur yang dipraktikan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dan merupakan suatu kebiasaan di dalam kehidupan seseorang.

Akhlak mulia adalah Akhlak Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam sebagaimana disebutkan di dalam Alquran pada Surat Al-Ahzab ayat 21 dan Surat Al-Qalam ayat 4.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman,

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

Artinya:

“Sungguh telah ada pada diri Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang-orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab [33]: 21)

Di dalam Surat Al-Qalam Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman,

وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ

Artinya:

“Dan sesungguhnya kamu (Muhammad) benar-benar berakhlak mulia (berbudi pekerti luhur.” (QS. Al-Qalam [68]: 4)

Berdasarkan dua ayat di atas, dijelaskan bahwa akhlak mulia merupakan akhlak dari Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam. Maka, sebagai seorang muslim hendaknya kita menjadikan beliau sebagai teladan dalam berakhlak mulia.

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hadits Tentang Akhlak Mulia, Source: Photo From Rawpixel

Beberapa Hadits Tentang Akhlak Mulia Bagian Kedua

Menemukan hadits tentang akhlak mulia, sejatinya bukanlah hal yang terlalu sulit. Terdapat banyak hadits tentang akhlak mulia yang telah disabdakakan oleh Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam yang kemudian diriwayatkan oleh para sahabatnya.

Berikut ini adalah daftar hadits tentang akhlak mulia bagian kedua yang terdapat di dalam Arba’in Nawawi:

1. Senantiasa Berbuat Ihsan Dalam Segala Urusan

Hadits tentang akhlak mulia yang selanjutnya pada bagian kedua ini adalah hadits yang didalamnya berisi anjuran untuk senantiasa berbuat ihsan salam melakukan segala urusan. Hadits ini merupakan hadits ketujuh belas yang terdapt pada Arba’in Nawawi.

Berbuat ihsan tidak hanya dilakukan kepada sesama manusia saja, akan tetapi kita juga dianjurkan untuk berbuat baik sekalipun itu kepada binatang.

Syaddad bin Aus Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ كَتَبَ الإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ ، فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا القِتْلَةَ ، وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةَ ، وَلْيُحِدَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ ، وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ

Artinya:

“Sesungguhnya Allah memerintahkan berbuat baik (ihsan) terhadap segala sesuatu. Jika kalian hendak membunuh (sesuatu yang dibenarkan oleh syariat), maka bunuhlah dengan cara yang baik. Jika kalian hendak menyembelih maka sembelihlah dengan cara yang baik. Hendaklah kalian menajamkan pisaunya dan senangkanlah hewan yang akan disembelih.” (HR. Muslim)

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hadits Tentang Akhlak Mulia, Source: Photo From GR Stocks Unsplash

2. Senantiasa Bertakwa Kepada Allah dan Mengiringi Perbuatan Buruk dengan Kebaikan

Selanjutnya berkaitan dengan hadits tentang akhlak mulia yang terdapat pada Arba’in Nawawi adalah hadits kedelapan belas. Hadits ini berisi tentang perintah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā dan mengiringi setiap perbuatan buruk (dosa) dengan perbuatan yang baik (amal ibadah).

Abu Dzar Jundub bin Junadah Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

اتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ

Artinya:

“Bertakwalah kepada Allah di mana pun engkau berada. Iringilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik, maka kebaikan akan menghapuskan keburukan itu. Dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. At-Tirmidzi)

3. Keutamaan Memiliki Sifat Malu

Sifat malu merupakan salah satu warisan para nabi terdahulu, agar senantiasa terjaga dari perbuatan-perbuatan yang buruk. Hal ini tercantum pada hadits kedua puluh Arba’in Nawawi, yang juga termasuk sebuah hadits tentang akhlak mulia.

Abu Mas’ud ‘Uqbah bin ‘Amr Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

إِنَّ مِمَّا أَدْرَكَ النَّاسُ مِنْ كَلَامِ النُّبُوَّةِ الْأُولَى إِذَا لَمْ تَسْتَحْيِ، فَاصْنَعْ مَا شِئْتَ

Artinya:

“Sesungguhnya di antara perkataan kenabian terdahuku yang diketahui manusia ialah jika engkau tidak malu, maka berbuatlah sesukamu!” (HR. Bukhari)

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hadits Tentang Akhlak Mulia, Source: Photo From Rawpixel

4. Larangan Agar Tidak Memberikan Mudarat

Hadits tentang akhlak mulia yang selanjutnya adalah larangan agar tidak berbuat sesuatu yang dapat memberikan mudarat baik dengan disengaja ataupun tidak. Hadits ini merupakan hadit yang ketiga puluh dua Arba’in Nawawi.

Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Artinya:

“Dari Abu Abbas Raḍiallāhu ‘Anhu berkata, bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, ‘Tidak boleh memberikan mudarat baik tanpa disengaja ataupun disengaja’.” (HR. Ahmad)

5. Larangan Saling Mendengki

Berikutnya adalah larangan saling mendengki. Ini merupakan salah satu perintaha yang terdapat pada hadits tentang akhlak mulia pada hadits ketiga puluh lima Arba’in Nawawi.

Abu Hurairah Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadits bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

لَا تَحَاسَدُوا، وَلَا تَنَاجَشُوا، وَلَا تَبَاغَضُوا، وَلَا تَدَابَرُوا، وَلَا يَبِعْ أَحَدُكُمْ عَلَى بَيْعِ أَخِيهِ، وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا، الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ، لَا يَظْلِمُهُ وَلَا يَخْذُلُهُ وَلَا يَحْقِرُهُ، التَّقْوَى هَاهُنَا – وَأَشَارَ بِيَدِهِ إِلَى صَدْرِهِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ -، حَسْبُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ مِنَ الشَّرِّ أَنْ يَحْقِرَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ، كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ: دَمُهُ، وَمَالُهُ، وَعِرْضُهُ

Artinya:

“Janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling tanajusy (menyakiti dalam jual beli), janganlah saling benci, janganlah saling membelakangi atau mendiamkan, dan janganlah menjual di atas jualan saudaranya. Jadilah hamba yang bersaudara. Seorang muslim adalah saudara untuk muslim lainnya. Karenanya, ia tidak boleh berbuat zalim, menelantarkan, berdusta, dan menghina yang lain. Takwa itu di sini (beliau memberi isyarat ke dadanya tiga kali). Cukuplah seseorang berdosa jika ia menghina saudaranya yang muslim. Seriap muslim atas muslim lainnya itu haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.” (HR. Muslim)

Bina-Qurani-Hadits-Tentang-Akhlak-Mulia

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hadits Tentang Akhlak Mulia, Source: Photo From Ashkan Forouzani Unsplash

Demikianlah beberapa hadits tentang akhlak mulia sebagai lanjutan dari tulisan sebelumnya.

Semoga bermanfaat.

Thumbnail Source: Photo From Rawpixel Shutterstock

Artikel Terkait:
Hadits Tentang Akhlak Mulia – Bagian 1

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Berbakti kepada orang tua #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
Login