Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Hakikat Iman

Bina-Qurani-Hakikat-Iman
Hakikat Iman

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā telah menyebutkan di dalam ayat-ayat pertama surat Al-Anfal bahwa mereka adalah orang-orang yang berhati lembut dan takut kepada Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā saat nama-Nya disebut. Iman mereka semakin bertambah dengan mendengarkan ayat-ayat-Nya, hanya berharap kepada-Nya, tidak meniatkan ibadah kepada selain-Nya, dan hanya meminta kepada-Nya agar kebutuhannya dipenuhi.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ اللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ آيَاتُهُ زَادَتْهُمْ إِيمَانًا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ (2) الَّذِينَ يُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ (3) أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ دَرَجَاتٌ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَمَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ (4)

Artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka karenanya, dan hanya kepada Rabbnya, mereka bertawakkal. Yaitu orang-orang yang mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan memperolah beberapa derajat ketinggian di sisi Rabbnya dan ampunan serta rezeki yang mulia.” (QS. Al-Anfal: 2-4)

Bina-Qurani-Hakikat-Iman

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hakikat Iman, Source: Photo by Jeremy Bishop Unsplash

Mereka tahu bahwa Dia-lah satu-satunya Zat Yang Menguasai Kerajaan langit dan bumi, tiada sekutu bagi-Nya. Mereka senantiasa mnunaikan seluruh kewajiban berikut syarat, rukun, dan sunah-sunahnya. Merekalah orang-orang yang benar-benar beriman.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berjanji kepada mereka akan memberikan derajat yang tinggi di sisi-Nya. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan ampunan dan pahala yang agung dari-Nya.

Di dalam ayat terakhir dari surat Al-Anfal, Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā menyifati para sahabat Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam dari kalangan Muhajirin dan Anshar dengan sifat iman yang sebenarnya. Mereka telah beriman dan melaksanakan amal saleh sebagai buah dari keimanan tersebut sebagaimana maksud lafadz iman secara bahasa dan istilah yang telah sama-sama kita ketahui.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfiman:

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِينَ آوَوْا وَنَصَرُوا أُولَئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقًّا لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ (74)

Artinya:

“Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan kepada orang-orang Muhajirin, mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia.” (QS. Al-Anfal: 74)

Bina-Qurani-Hakikat-Iman

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Hakikat Iman, Source: Photo by Maciej Cieslak Pixabay

Kita tahu bahwa mazhab ahlussunnah wal jama’ah memasukkan amalan dalam kategori Iman. Iman bisa bertambah dan bisa berkurang. Bertambah dengan bertambahnya amalan dan pembenaran, dan sebaliknya, berkurang dengan berkurangnya amalan dan pembenaran. Dalil-dalil mengenai hal itu juga sudah banyak kita ketahui.

Dikutip dari: Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Aqidatut Tauhid Kitabut Tauhid lis-Shaff Al-Awwal – Ats-Tsalis – Al-Aly. Edisi terjemah: Alih Bahasa Syahirul Alim Al-Adib, Lc., Kitab Tauhid, (Jakarta: Ummul Qura, 2018), 152-153.

Thumbnail Source: Photo by Rachid Oucharia Unsplash

Artikel Terkait:
Keutamaan Ikhlas

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Cara Sholat Jenazah #Doa Selesai Sholat #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
Login