Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Hal-hal yang Disunahkan Dalam Mandi Junub Menurut Mazhab Syafii

Sunah mandi ada lima, yaitu: (1). Membaca basmalah, (2). Berwudu sebelum mandi, (3). Menggosokan tangan ke badan, (4). Beruntun  tanpa diselingi perbuatan lainya, (5). Mendahulukan bagian kanan dari bagian kiri.

Penjelasan

1. Sunah membaca basmalah bedasarkan hadis:

كُل أمْر ذي بَال لا يُبْدَأ فِيهِ بِبِسْمِ اللهِ الرحمن الرحيمِ، فهُو أقطعُ

“Setiap perkara penting yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang maka ia terputus.” (Kasyf Al-Khafa: 1964)

Yang dimaksud perkara penting adalah perkara penting yang diperhatikan oleh syariat, sedangkan maksud terputus adalah kurang dan sedikit berkahnya.

2. Menggosokkan tangan ke badan adalah sebagai jalan keluar dari perselisihan dengan orang-orang yang mewajibkannya, yaitu penganut mazhab Malikiyah.

3. Maksud mendahulukan bagian kanan dari bagian kiri adalah bagian kanan badannya, baik bagian punggung maupun bagian perut. Hal ini berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari (166) dan Muslim (268) dari Aisyah Raḍiallāhu ‘Anhā, dia berkata:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعْجِبُهُ التَّيَمُّنُ فِي تَنَعُّلِهِ وَتَرَجُّلِهِ وَطُهُورِهِ وَفِي شَأْنِهِ كُلِّهِ

“Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam senang mendahulukan bagian kanan ketika memakai sandal, menyisir, bersuci, dan dalam seluruh urusannya”

Maksud bersuci di sini adalah wudu dan mandi. “

Dikutip dari: Muthafā Dīb al-Bughā, al-Tadhhīb Fi Adillahti al-Ghāyah Wa al-Taqrīb, (Beirūt: Dār Ibn Kathīr, 1989), 26-27.

TAGS
#Abu Shuja' #Fikih #Mandi Junub #Mazhab Syafii
Login