Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Hidden Curriculum Sekolah Tahfiz

Menghafal alquran membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi bagi setiap orang yang menjalaninya. Dimulai dengan belajar membaca alquran sesuai dengan kaidah tajwid yang benar sampai kepada metode murāja’ah hafalan baru atau hafalan yang telah dimiliki sebelumnya. Setiap tahapan dan proses menghafal alquran memang membutuhkan perjuangan yang tidak sebentar, akan tetapi manis dari sebuah perjuangan akan membuahkan kegembiraan tak terhingga bagi kedua orang tua saat menyaksikan sang anak menyelesaikan hafalannya dalam ceremony haflah seperti yang biasa diselenggarakan di sekolah tahfiz.

Pendidikan di sekolah tahfiz dengan muatan kurikulum yang sangat sedikit memang cukup menjenuhkan. Rangkaian kurikulum yang monoton dan menjenuhkan tersebut membutuhkan kegigihan dari para pendidik dalam membina halaqoh tahfiz. Walaupun demikian penyelenggara sekolah tahfiz tidak membutuhkan motivasi harian bagi para pendidik dan peserta didiknya, karena alquran itu sendiri adalah motivasi hidup yang sudah sangat cukup jika kita semua dapat memahaminya. Dengan keunggulan Hidden curriculum yang senantiasa mengiringi perjalanan pembinaan di seluruh sekolah tahfiz laksana mesin otomatis yang terus memacu pergerakan setiap pendidik dan peserta didik di sekolah tahfiz dalam menapaki setiap tahapan pembelajaran.

Suksesi Hidden curriculum di sekolah tahfiz harus diawali dengan penyamaan persepsi dari seluruh pendidik. Ketidakseragaman antar pendidik dalam mengurai hidden curriculum di tataran implementasi berimbas pada pencapaian hasil yang diharapkan. Mencegah dampak tersebut para pimpinan sekolah tahfiz wajib menjelaskan konsep, tujuan, dan rincian dari hidden curriculum yang dimiliki sebagai sebuah keunggulan dari lembaga pendidikannya. Tanpa memahami konsep dan tujuan dari hidden curriculum di sekolah tahfiz sangat sulit bagi para pendidik menjiwai setiap pola pembelajaran maupun pembinaan dalam mengawal perkembangan peserta didik.

Secara general disadari atau tidak, hidden curriculum sekolah tahfiz yang pertama dan utama adalah pembinaan terhadap kesabaran seluruh peserta didik. Menjadikan kurikulum alquran sebagai inti kurikulum di sekolah tahfiz, ditambah dengan bobot menghafal alquran yang lebih dominan dari alokasi pembelajaran lainnya, secara otomatis membuat para praktisi di dalamnya harus memilih strategi yang paling tepat. Sekolah tahfiz yang memiliki konsep jelas dalam menjalankan pembinaan sampai pada tataran implementasi kosep tersebut akan menumbuhkan kecintaan mendalam terhadap alquran di hati seluruh peserta didiknya. Tidak ada lembaga pendidikan yang lebih mulia dengan hidden curriculum istimewa di dalamnya jika dibandingkan dengan sekolah tahfiz. Dengan hidden curriculum keunggulannya dapat menjadikan manusia mengenal siapa Allah subhānahu wa ta‘ālā dan sabar dalam menjalani ibadah kepada-Nya. Allah subhānahu wa ta‘ālā berfirman dalam surat Yusuf (12) ayat 90:

اِنَّهٗ مَنْ يَّتَّقِ وَيَصْبِرْ فَاِنَّ اللّٰهَ لَا يُضِيْعُ اَجْرَ الْمُحْسِنِيْنَ

“..Sesungguhnya barangsiapa bertakwa dan bersabar, maka Sungguh, Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat baik.” (quran.kemenag.go.id)

TAGS
#Pendidik #Peserta Didik #Tahfiz #Sekolah #Sekolah Tahfiz
Login