Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Internet Of Things Adalah

Bina-Qurani-Internet-of-Things-Adalah
Internet Of Things Adalah

Apa itu Internet of Things?

Internet of things adalah sebuah teknologi komunikasi antar mesin dengan menggunakan koneksi internet. Bentuk komunikasi pintar ini juga disebut M2M atau Machine to Machine, dimana manusia bertugas sebagai pengelola dan penggunanya.

Dikatakan pula bahwa IoT atau internet of things adalah sebuah konsep teknologi dimana transfer data dilakukan melalui jaringan tanpa memerlukan interaksi antar manusia atau interaksi manusia dengan komputer.

Menurut Ashton, internet of things adalah upaya untuk mengubah dunia menjadi lebih cerdas. Sebagaimana yang pernah dilakukan oleh internet, konsep internet of things diharapkan dapat memberikan perubahan pada dunia ke arah yang lebih baik dari sebelumnya.

Saat ini, internet of things kini mulai mengalami banyak perkembangan. Perkembangan Internet of things dapat dilihat dari semakin tingginya tingkat konvergensi atau penggabungan teknologi nirkabel, microelectromechanical (MEMS), internet, dan Quick Responses Code (QR Code). Dimana proses identifikasi dilakukan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) sebagai metode komunikasi.

Bina-Qurani-Internet-of-Things-Adalah

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Internet of Things Adalah, Source: Photo by Cytonn Photography from Pexels

Unsur-unsur Pembentuk Internet of Things

Konsep internet of things dapat berjalan dengan baik dan sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, apabila unsur-unsur pembentuknya dapat terpenuhi. Pada bentuk yang paling sederhana, inilah empat unsur utama yang dapat membentuk sebuah sistem Internet of things:

1. Sensor Pada Sebuah Device

Unsur utama pembentuk internet of things adalah adanya device yang dapat digunakan. Dalam sebuah device atau perangkat, biasanya memiliki lebih dari satu sensor.

Sensor inilah yang kemudian bertugas untuk mengumpulkan data dari lingkungan sekitar dimana device tersebut berada. Sensor pada sebuah device dapat mengumpulkan berbagai macam data, mulai dari suhu, suara, cahaya, waktu, dan semisalnya.

Selain itu, sensor yang terdapat pada device tertentu dapat mengumpulkan data yang lebih kompleks seperti detak jantung, pergerakan objek, kandungan oksigen, dan lain-lain.

2. Konektivitas

Unsur selanjutnya yang juga merupakan pembentuk dari sistem internet of things adalah konektivitas. Tanpa adanya konektivitas maka data yang terdapat pada device tidak akan diterima oleh sistem pengolah data.

Konektivitas merupakan unsur pembentuk internet of things yang bertugas untuk mengirimkan data atau informasi dari sensor kepada pengolah data. Konektivitas ini dapat berupa koneksi seluler, WiFi, satelit, Bluetooth, low power wide area network (LPWAN) dan jenis konektivitas lainnya.

Pemilihan jenis konektivitas dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Misalnya pada bidang industri yang banyak menggunakan device kecil di area yang luas seperti pertanian dan penyaluran listrik, LPWAN adalah jenis konetivitas yang tepat.

Bina-Qurani-Internet-of-Things-Adalah

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Internet of Things Adalah, Source: Photo by Brett Sayles from Pexels

3. Data Processing

Data processing merupakan unsur internet of things yang akan menilai suatu data kiriman dari sensor atau device. Ketika data dari sensor atau device telah masuk ke dalam cloud, maka processing pun dimulai.

Proses ini terjadi sangat cepat dan segera mengaktifkan action instan pada perangkat. Misalnya, ketika data telah selesai di proses maka perangkat akan memberi peringatan atau notifikasi pada manajer tentang kebutuhan maintenance. Atau contoh yang lainnya, sebuah perangkat memberikan notifikasi kepada tugas keamanan tentang orang yang tidak mengenakan APD di area yang telah ditentukan.

4. Dashboard atau User Interface

Unsur pembentuk lain dari internet of things adalah dashboard atau user interface. Dashboard adalah tempat untuk menampilkan data kepada user, agar dapat mengamati aktifitas secara realtime pada seluruh device yang terdapat pada sebuah perusahaan.

Pada tampilan ini, seorang pengguna dapat melakukan berbagai perintah seperti mengubah pengaturan, rules, dan action yang dilakukan oleh sistem internet of things. Dashboard atau user interface biasanya terpasang menjadi satu dengan device atau bisa juga terpisah, tergantung pada jenis device yang digunakan.

Bina-Qurani-Internet-of-Things-Adalah

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Internet of Things Adalah, Source: Photo by Pixabay from Pexels

Manfaat Internet of Things

Konsep internet of things telah memberikan banyak manfaat dan kemudahan bagi kehidupan manusia. Berikut ini adala garis besar, manfaat dari internet of things yang paling banyak dirasakan:

1. Memudahkan Proses Konektivitas

Manfaat pertama dari internet of things adalah memberikan kemudahan pada proses konektivitas antar perangkat atau mesin. Semakin baik konektivitas yang dimiliki oleh sebuah jaringan, maka sistem perangkat dapat berjalan dengan lebih cepat dan lebih fleksibel pula.

2. Tercapainya Efisiensi

Manfaat internet of things yang kedua adalah tecapainya efisiensi kerja. Semakin banyak konektivitas jaringan yang terbentuk pada sebuah sistem, maka semakin kecil pula jumlah penurunan waktu untuk melakukan tugas.

Hal ini tentu sangat membatu dan memberikan kemudahan dalam setiap aktivitas atau kinerja manusia.

3. Efektifitas Monitoring Kegiatan

Dengan internet of things, proses pelaksanaan monitoring pada sebuah pekerjaan menjadi lebih mudah. Selain itu, teknologi ini juga mampu meberikan rekomendasi atau alternatif pekerjaan yang lebih mudah bagi pengguna.

Demikianlah pembahasan tentang apa itu internet of things, unsur pembentuknya, dan manfaat yang diberikan oleh konsep ini.

Semoga bermanfaat.

Thumbnail Source: Photo by Manuel Geissinger from Pexels

Artikel Terkait:
Jaringan Komputer

TAGS
#Belajar Website Pemula #Coding Dasar #Pemrograman Android #Software Pemrograman Android #Web Design #Web Developer
Login