Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Jangan Lupakan Ngajimu

Belajar Alquran dan mengajarkannya adalah nikmat besar dari Allah kepada hamba. Allah berfirman:

يُؤْتِي الْحِكْمَةَ مَنْ يَشَاءُ وَمَنْ يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْرًا كَثِيرًا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ

“Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barangsiapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang memiliki akal sehat. (QS. Al Baqarah[2]: 169).

Imam Ibnu Jarir Al Tabari Rahimahullah menyebutkan bahwa makna الْحِكْمَةَ dalam ayat diatas adalah belajar Alquran dan memahaminya. Sehingga di akhir ayat ditekankan bahwa orang yang bagus akalnya akan belajar Alquran dan memahaminya kemudian mengamalkan apa yang diperintahkan Allah dan apa yang dilarang oleh Allah sebagaimana penjelasan kalamNya. Berbeda dengan mereka yang punya akal tetapi buruk akalnya disebabkan tidak mau belajar Alquran apalagi mengamalkan perintah dan laranganNya. (Tafsir al Tabari, 2000).

Untuk itu bagi seorang muslim yang berakal dan bagus akalnya maka tiada hari kecuali ada ayat yang dibaca, ada amalan dari kalamNya, ada waktu khusus untuk belajar alquran dan benar diluangkan waktu untuk mempelajarinya bukan menunggu waktu luang baru dibaca. Karena ada perbedaan besar antara menunggu waktu luang dan meluangkan waktu.

Seseorang yang menunggu waktu luang akan mencari-cari alasan dan menunda membacanya sampai berlalu hari dan bulan ada saja alasan untuk tidak membaca. Sedangkan mereka yang meluangkan waktu untuk belajar Alquran mereka sudah mengagendakan waktu dalam hari-harinya dimana waktu tersebut fokusnya adalah belajar Alquran tidak untuk yang lainnya.

Para ulama Hanbali menyebutkan batasan seseorang dalam membaca alquran dan mengkhatamkan (selesai hingga tamat membaca) adalah tidak lebih dari 40 hari tanpa uzur. Hal ini karena mengkhatamkan Alquran sampai lebih dari 40 hari termasuk bentuk meremehkan Alquran jika tanpa alasan yang syar’i. (Kasyaf al Qana’ ‘an Matan al Iqna’, 1402 H).

Adapun Imam Ibnu Hazm Rahimahullah mengatakan: “Seorang muslim yang ingin selamat hendaknya melakukan sesuatu yang diharapkan dapat mengalahkan dosa dan kesalahannya. Hendaknya dia belajar alquran dengan membacanya secara khatam sebulan sekali. Dan jika kurang dari 30 hari maka itu lebih baik.” (Rasail Ibnu Hazm al Andalusi, 1983).

Demikianlah perhatian yang dicurahkan para ulama untuk memotivasi umat Islam belajar Alquran. Untuk itu jangan lupakan ngajimu. Luangkan waktu jangan menunggu waktu luang karena akan selalu ada setan yang menghadang. Semoga Allah rahmati kita dengan Alquran, Amin.

TAGS
#Ngaji Bareng #One Day One Ayat #One Day One Juz #Belajar Alquran
Login