Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Jenis Teknologi Augmented Reality

Bina-Qurani-Islamic-School-Jenis-Teknologi-Augmented-Reality
Jenis Teknologi Augmented Reality

Proses penyampaian informasi dengan memanfaatkan teknologi informasi di era digital ini, mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berbagai macam sistem teknologi dibangun dan dikembangkan untuk memberikan kemudahan pada manusia dalam melakukan komunikasi dan menyampaikan informasi.

Beberapa tahun yang lalu, muncul sebuah teknologi yang disebut dengan istilah Augmented Reality. Dimana seorang pengguna yang memanfaatkan teknologi ini, dapat melakukan visualisasi objek dalam bentuk 3 dimensi dan bersifat interaktif serta real time.

Dalam bahasa Indonesia, Augmented reality berarti realitas tertambah, atau sebuah teknologi yang menambahkan atau menggabungkan objek maya yang berbentuk 2 dimensi maupun 3 dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata. Teknologi ini kemudian memvisualisasikan objek maya tersebut agar seolah-olah terlihat nyata dan bersifat real time.

Bina-Qurani-Islamic-School-Jenis-Teknologi-Augmented-Reality

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Jenis Teknologi Augmented Reality, Source: Photo by Light Field Studios from Istock

Menurut Ronald T. Azuma, augmented reality adalah penggabungan benda-benda nyata dan maya di lingkungan nyata, berjalan secara interaktif dalam waktu nyata dan terdapat integrasi antarbenda dalam tiga dimensi, yaitu benda maya teintegrasi dalam dunia nyata.

Penggabungan benda nyata dan maya dimungkinkan dengan teknologi tampilaan yang sesuai, dan interaksi yang terjadi dilakukan melalui perangkat-perangkat tertentu yang terintegrasi dengan baik dan efektif.

Stephen Cawood dan Mark Fiala dalam buku yang berjudul Augmented Reality: A Practical Guide, menjelaskan bahwa Augmented Reality adalah cara alami untuk mengeksplorasi objek 3D dan data.

Augmented Reality adalah suatu konsep perpaduan antara virtual reality dengan world reality, sehingga objek-objek virtual 2D atau 3D seolah-oleh terlihat nyata dan menyatu dalam dunia nyata. Pada teknologi augmented reality, pengguna dapat melihat dunia nyata yang ada di sekelilingnya dengan penambahan objek virtual yang dihasilkan oleh komputer.

Augmented reality diciptakan dengan tujuan untuk menyederhanakan hidup penggunanya dengan membawa informasi maya yang tidak hanya untuk lingkungan sekitarnya. Teknologi augmented reality juga dapat meningkatkan persepsi dan interaksi pengguna terhadap dunia nyata.

Bina-Qurani-Islamic-School-Jenis-Teknologi-Augmented-Reality

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Jenis Teknologi Augmented Reality, Source: Photo by Georgijevic from Istock

Beberapa Jenis Teknologi Augmented Reality

Seiring dengan perjalanannya, jenis teknologi augmented reality dalam dunia digital mengalami perkembangan yang begitu pesat. Terdapat dua metode atau jenis teknologi augmented reality yang saat ini sedang dalam proses pengembangan, yaitu Marker Based Tracking dan Markless Augmented Reality.

1. Marker Based Tracking

Marker based tracking adalah jenis teknologi augmented reality yang dikembangkan dengan menggunakan metode marker atau penanda objek dua dimensi dan memiliki suatu pola yang akan dibaca komputer melalui webcam atau kamera yang tersambung dengan komputer.

Pada metode ini biasanya menggunakan ilustrasi yang berwarna hitam dan juga putih dengan bentuk persegi, dan terdapat batasan hitam tebal berlatar belakang putih. Metode ini menggunakan tiga sumbu utama yaitu X, Y, dan Z dengan bantuan titik koordinat (0, 0, 0) dan juga virtual secara 3 dimensi.

Jenis marker based tracking ini sudah lama dikembangkan sejak tahun 1980-an dan mulai dikembangkan untuk penggunaan pada jenis teknologi augmented reality pada tahun 1990.

Bina-Qurani-Islamic-School-Jenis-Teknologi-Augmented-Reality

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Jenis Teknologi Augmented Reality, Source: Photo by Kerkez from Istock

2. Markless Augmented Reality

Metode markless augmented reality adalah suatu metode jenis teknologi augmented reality dimana pengguna tidak perlu lagi mencetak sebuah marker untuk menampilkan elemen-elemen digital. Marker yang dikenali berbentuk posisi perangkat, arah, maupun lokasi. Deteksi ciri target objek dan pelacakan target objek dilakukan berdasarkan pose kamera yang digunakan sebagai kriteria dalam proses pelacakan tanpa marker pada teknologi AR.

Pada metode jenis ini, terdapat beberapa teknik tracking yang menjadi andalan teknologi augmented reality. Beberapa teknik tracking tersebut antara lain adalah:

  • Face Tracking – Face tracking merupakan markerless augmented reality yang dikembangkan menggunakan algoritma sehingga komputer dapat mengenali wajah manusia secara umum dengan cara mengenali posisi mata, hidung, dan mulut manusia. Pada teknik jenis ini, komputer akan mengabaikan objek-objek lain di sekitarnya seperti rumah, pohon, jalan, kendaraan, dan benda-benda lainnya.
  • 3D Object Tracking – 3D object tracking berbeda dengan teknik face tracking yang dapat mengenali wajah manusia secara umum. Pada teknik 3D object tracking, komputer dapat mengenali semua bentuk benda yang ada di sekitar, seperti mobil, meja, lemari, kursi, televisi dan objek yang lainnya.
  • Motion Tracking – Motion tracking adalah teknik markless yang memungkinkan komputer untuk dapat menangkap Gerakan. Teknik motion tracking sudah mulai digunakan secara ekstensif untuk memproduksi film-film yang mencoba mensimulasikan Gerakan.
  • GPS Based Tracking – GPS based tracking merupakan teknik markless yang saat ini sedang popular dan banyak dikembangkan pada aplikasi smartphone dengan memanfaatkan fitur GPS dan kompas. Dengan teknik ini, aplikasi akan mengambil data dari GPS dan kompas kemudian menampilkannya dalam bentuk arah yang kita inginkan secara realtime dalam bentuk 2D maupun 3D.

Sedangkan metode pendekatan yang digunakan dalam pelacakan markless ini terdapat beberapa jenis, di antaranya yaitu Scale Invariant Feature Transform (SIFT) dan Speeded Up Robust Features (SURF). Kedua metode pendekatan tersebut tidak hanya mendeteksi titik-titik yang menarik atau points of interest, tetapi juga mengusulkan metode untuk menciptakan descriptor infarian lokal.

Keuntungan dari metode ini adalah pengguna tidak perlu menggunakan peralatan tambahan dan hanya menampilkan berbagai macam elemen digital.

Thumbnail Source: Photo by Pexels

Artikel Terkait:
Apakah Virtual Reality Sama Dengan Augmented Reality

TAGS
#Augmented Reality #Belajar Website Pemula #Coding Dasar #Data #Jaringan #Pemrograman Android #Software Pemrograman Android #Virtual Reality #Web Design #Web Developer
Login