Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Kata Kerja Mental

Bina-Qurani-Kata-Kerja-Mental

Dalam aktivitas sehari-hari, kita pasti akan menggunakan kata kerja atau verba untuk menyusun sebuah kalimat, baik dalam sebuah percakapan maupun dalam bentuk tulisan. Ada beberapa jenis kata kerja yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia, salah satunya adalah kata kerja mental.

Tahukah Anda, apa kata kerja mental itu?

Berikut ini kami jelaskan pengertian, ciri-ciri, dan contoh dari kata kerja mental.

Bina-Qurani-Kata-Kerja-Mental

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Kata Kerja Mental, Source: Photo From Pixabay Pexels

Pengertian Kata Kerja Mental

Kata kerja mental adalah kata kerja yang digunakan untuk mengekspresikan sikap atau respon seseorang terhadap suatu keberadaan, tindakan, atau pengalaman. Kata kerja ini memang tidak begitu populer dibanding dengan jenis kata kerja yang lainnya. Namun kata kerja ini sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, dalam teks ceramah, berita, dan lain-lain.

Kata kerja mental juga sering disebut sebagai kata kerja tingkah laku atau verba behavioral, yang menggambarkan tindakan atau perilaku seseorang terhadap suatu keadaan tertentu. Kata kerja mental mengacu pada tindakan yang dilakukan oleh subjek, dimana kata kerja ini berkedudukan sebagai predikat.

Bina-Qurani-Kata-Kerja-Mental

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Kata Kerja Mental, Source: Photo From Pixabay Pexels

Ciri-ciri Kata Kerja Mental

Kata kerja mental memiliki beberapa perbedaan yang spesifik dengan kata kerja jenis lainnya. Kata kerja mental dapat kita identifikasi melalui ciri-ciri berikut ini:

1. Menerangkan Ekspresi

Ciri utama kata kerja mental adalah menerangkan ekspresi, seperti:

  • Persepsi, misalnya: mendengar, melihat, menangis, dan yang lainnya.
  • Afeksi, misalnya: cinta, suka, sedih, khawatir, dan sejenisnya.
  • Kognisi, misalnya: berpikir, mengerti, memahami, dan semisalnya.
2. Menggunakan Kata Pengindra

Ciri kedua dari kata kerja mental yang membedakan dengan kata kerja jenis lainnya adalah, kata kerja mental menggunakan kata-kata yang mengindra dan biasa dilakukan oleh manusia.

3. Menggunakan Frasa Indikasi

Kata kerja mental pada umumnya menggunakan bentuk frasa yang bersifat mengindikasikan suatu ungkapan terhadap peristiwa.

4. Menggunakan Umum

Ciri keempat yaitu menggunakan kata yang biasa dilakukan manusia.

5. Menggunakan Peran Orang Lain

Ciri terakhir dari kata kerja mental adalah di dalam susunan kalimatnya terdapat peran orang lain atau fenomena tertentu sebagai pemicu.

Bina-Qurani-Kata-Kerja-Mental

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Kata Kerja Mental, Source: Photo From Burst Pexels

Contoh Kata Kerja Mental

Untuk mengidentifikasi kata kerja mental, kita juga dapat melihat dari struktur kalimat yang digunakannya. Verba Behavioral atau kata kerja mental selalu diikuti dengan kata pemicu atau sebuah kalimat yang sifatnya mempengaruhi.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan beberapa contoh kata kerja mental berikut ini:

1. Contoh kata kerja mental yang menerangkan persepsi, dengan menggunakan kata mendengar, melihat, dan menangis dapat dilihat pada kalimat berikut ini.

Misalnya:

  • Muhammad mendengar murotal Alquran melalui radionya.
  • Fatih melihat adiknya sedang belajar membaca Alquran di kamar.
  • Zubair menangis karena ditinggal ibunya untuk selamanya.

2. Contoh kata kerja mental yang menerangkan afeksi dengan menggunaan kata cinta, suka, sedih, dan khawatir dapat dilihat pada kalimat berikut ini.

Misalnya:

  • Shafia sangat cinta pada ibunya yang telah merawat dan membesarkannya.
  • Adam sangat suka liburan ke puncak untuk menghirup udara segar.
  • Ja’far sedih dengan keadaan temannya yang terinfeksi virus corona.
  • Umair khawatir tidak naik kelas tahun ini.

3. Contoh kata kerja mental yang menerangkan kognisi dengan menggunakan kata berpikir, mengerti, dan memahami dapat dilihat pada kalimat berikut ini.

Misalnya:

  • Furqon berpikir bahwa dia harus berusaha semaksimal kemampuannya.
  • Yusuf sangat mengerti apa yang Yunus rasakan setelah orang tuanya meniggal dunia.
  • Utsman memahami bahwa ayahnya sangat mengiginkannya untuk menjadi seorang penghafal Alquran.

Selain contoh-contoh di atas, masih banyak contoh lain yang sering kita temukan dalam percakapan sehari-hari. Contoh di atas hanyalah untuk memudahkan kita dalam memahami kata kerja mental.

Demikian pembahasan kali ini, semoga bermanfaat.

Thumbnail Source: Photo From Oladimeji Ajegbile Pexels

Artikel Terkait:
Struktur Teks Ceramah

TAGS
#Batas Wilayah Indonesia #Indonesia #Kata Kerja Mental #khazanah #Lambang Sila Pertama #Olimpiade Tokyo 2020 #Pancasila #Pendiri Paskibraka #PPKM Level 4 #Rumah Adat Kalimantan #Rumah Adat #Sejarah #Teks Ceramah #Warga Negara #Pendidikan anak #Sekolah Islam
Login