Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Konsep ‘The Five V’ Big Data

Bina-Qurani-Konsep-The-Five-V-Big-Data
Konsep ‘The Five V’ Big Data

Big data merupakan suatu fenomena yang tidak dapat dihindari di tengah pesatnya perkembangan arus teknologi. Penggunaan big data pada suatu bisnis di era transformasi digital seperti sekarang ini merupakan hal yang lumrah.

Konsep ‘The Five V’ big data mungkin belum terlalu banyak dipahami dan disadari oleh masyarakat umum. Namun, manfaat dari big data ini sendiri sejatinya telah banyak dirasakan oleh pengguna internet.

Big data merupakan suatu himpunan data yang sangat besar, sangat kompleks, dan terus bertambah setiap waktu. Big data ini didapatkan dari aktivitas rutin yang dilakukan melalui aktivitas di internet dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan, baik pribadi maupun bisnis.

Menurut Ratih Ardiati Ningrum, M.S., M.Stat., dosen Prodi Teknologi Sains Data dari Universitas Airlangga menyebutkan bahwa, suatu data dapat dikategorikan sebagai big data apabila memenuhi konsep ‘The Five V’ big data. Konsep ‘The Five V’ big data tersebut meliputi Volume, Velocity, Variety, Veracity, dan Value.

Berikut kami tulis uraian lengkap tentang konsep ‘The Five V’ big data.

Yuk kita simak!

Bina-Qurani-Konsep-The-Five-V-Big-Data

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Konsep The Five V Big Data, Source: Photo by Lucas Pexels

Lima Komponen Konsep ‘The Five V’ Big Data

Dikatakan sebagai big data apabila suatu data mempunyai dan memenuhi konsep ‘The Five V’ big data, yang merupakan karakteristik khusus big data. The five V ini merupakan komponen pembeda antara big data dengan data biasa pada umumnya.

Berikut adalah lima komponen dari konsep ‘The Five V’ big data:

1. Volume

Suatu data, dikatakan sebagai big data apabila memiliki volume atau ukuran. Artinya data tersebut memiliki ukuran yang sangat besar dan terus bertambah setiap saat melalui berbagai macam aktivitas.

Big data menampilkan data yang sangat besar. Jika dulu suatu data dihasilkan oleh karyawan yang bekerja, maka saat ini data diciptakan dan dihasilkan oleh mesin yang bekerja untuk merekam aktifitas manusia. Mulai dari aktifitas online di internet dan media sosial, hingga aktivitas finansial seperti transaksi perbankan.

2. Velocity

Dikatakan pula sebagai big data, apabila suatu data memiliki karakteristik yang disebut dengan Velocity. Apa itu velocity? Velocity adalah arus atau kecepatan produksi suatu data, meliputi input data hingga penggunaan data.

Dengan adanya internet di zaman seperti sekarang ini, proses produksi data semakin mudah, cepat, instan dan perubahan yang dirasakan terjadi secara real time. Contoh, pengguna facebook di Indonesia bertambah hingga lebih dari 50 juta akun pengguna di tahun 2020. Atau contoh yang lainnya, jumlah jam tayang pada channel youtube kita yang terus bertambah tiap detiknya dapat terpantanu secara real time.

Bina-Qurani-Konsep-The-Five-V-Big-Data

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Konsep The Five V Big Data, Source: Photo by Lucas Pexels

3. Variety

Kategori selanjutnya adalah variety. Dikatakan sebagai big data, apabila memiliki variety atau bervariasi.

Artinya, disebut sebagai big data ketika data tersebut mempunyai jenis data yang beranekaragam dan bervariasi. Mulai dari yang bersifat tradisional, hingga data yang telah terstruktur maupun belum terstruktur.

Variasi data ini dapat berupa kumpulan halaman web, web log, search index, forum, sosial media, email, dokumen, foto, video, data sensor dan jenis data yang lainnya.

4. Veracity

Semakin besar volume data, semakin beragam jenis data yang masuk dan semakin cepat data yang dihasilkan maka, proses verifikasi data akan semakin sulit, disinilah dibutuhkannya Veracity big data.

Veracity adalah akurasi atau konsistensi dalam memvalidasi kebenaran data. Kategori ini merupakan kategori dengan tingkat kesulitan yang cukup tinggi, karena semakin luas dan beragamnya data yang dihasilkan seningga semakin sulit untuk dikontrol.

5. Value

Value adalah suatu nilai atau aliran data yang tidak teratur dan konsisten dalam beberapa kondisi atau periode tertentu. Hal ini terjadi pada suatu kasus dimana terjadi lonjakan data yang sangat besar, sehingga processing data dilakukan dengan sumber daya memori yang cukup besar.

Itulah lima komponen karakteristik big data, yang juga dikenal dengan konsep ‘The Five V’ big data.

Bina-Qurani-Konsep-The-Five-V-Big-Data

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Konsep The Five V Big Data, Source: Photo by Lucas Pexels

Manfaat Big Data dalam Mengembangkan Sebuah Bisnis

Pengolahan big data yang benar dapat menjadi solusi untuk menyelesaikan berbagai masalah dalam dunia bisnis. Dengan implementasi dan aplikasi yang tepat, big data dapat mengumpulkan seluruh informasi terkait data personal yang dapat digunakan dalam melakukan perencanaan strategi maupun evaluasi program.

Big data telah memberikan dampak positif dalam berbagai aspek bisnis, baik dalam proses perencanaan maupun proses pengembangan bisnis sebuah perusahaan. Adapun manfaat dari big data dalam dunia bisnis, antara lain adalah sebagai berikut:

1. Memahami Tren Marketing

Dewasa ini, kegiatan marketing sangat bergantung pada hasil analisis data yang berfungsi untuk memahami perilaku konsumen dan wawasan produk yang paling popular. Dengan hasil analisis big data tersebut, memberikan kemudahan bagi suatu perusahaan dalam mengambil keputusan dan memahami kebutuhan pasar yang sedang trending.

2. Meningkatkan Efisiensi Bisnis

Pemanfaatan big data dalam sebuah bisnis memberikan keuntungan pada biaya yang signifikan dalam hal penyimpanan data. Sehingga proses penyimpanan dan pengolahan data tidak lagi memerlukan banyak waktu.

3. Melakukan Analisis Resiko

Dengan memanfaatkan big data, seorang pelaku bisnis dapat melakukan analisis prediktif untuk meminimalisir resiko yang kemungkinan bisa terjadi. Hal ini dapat dilakukan karena big data memiliki ukuran yang besar dan bersifat real time, sehingga hasil prediksi yang diperoleh lebih spesifik dan margin of errornya lebih rendah.

4. Mengidentifikasi Kekurangan Kompetitor

Big data juga dapat digunakan oleh pemilik bisnis untuk melakukan identifikasi kekurangan pada competitor bisnis. Dengan memahami kekurangan kompetitor, seseorang dapat lebih matang dalam mengambil keputusan suatu perencanaan bisnis.

Itulah empat manfaat big data dalam membantu proses pengembangan suatu bisnis. Manfaat big data di atas sekaligus menjadi penutup dari tulisan tentang konsep ‘The Five V’ big data pada kali ini. Semoga bermanfaat.

Thumbnail Source: Photo by Engineering Pexels

Artikel Terkait:
Perbedaan Data Analyst, Data Engineer, Dan Data Scientist

TAGS
#Belajar Website Pemula #Coding Dasar #Data #Pemrograman Android #Software Pemrograman Android #Web Design #Web Developer
Login