Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Makna Tazkiyatun Nafs

Bina-Qurani-Makna-Tazkiyatun-Nafs
Makna Tazkiyatun Nafs

Secara bahasa, tazkiyah berarti suci, berkembang, dan bertambah. Sedangkan yang dimaksud tazkiyatun nafs disini adalah memperbaiki jiwa dan mensucikannya melalui jalan ilmu yang bermanfaat dan amal shalih, serta mengerjakan segala yang diperintahkan dan meninggalkan segala yang dilarang.

Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam telah menjelaskan makna tazkiyatun nafs dengan sabdanya, meyakini bahwa Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā selalu bersamanya dimanapun ia berada. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam dalam sabuah hadits, yang artinya:

“Tiga perkara, barangsiapa mengerjakannya, makai a pasti merasakan lezatnya iman. Yaitu (pertama), seseorang yang menyembah Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā semata, bahwa tidak ada sesembahan yang hak, kecuali hanya Dia. (Kedua), ia membayarkan zakat mal-nya setiap tahun dengan jiwa yang rela, ia tidak membayarkan hewan yang sudah tua, tidak yang kurus, dan tidak pula yang sakit, tetapi ia membayarnya dari pertengahan harta kalian, karena Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā tidak meminta kepadamu harta yang terbaik dan tidak memerintahkan dari harta yang jelek. Dan (ketiga), ia mensucikan dirinya. Maka seseorang bertanya, ‘Apakah tazkiyatun nafs itu?’ Beliau menjawab, ‘Ia mengetahui (meyakini) bahwa Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā selalu bersamanya dimanapun ia berada.” (HR. Thabrani dan Baihaqi)

Bina-Qurani-Makna-Tazkiyatun-Nafs

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Makna Tazkiyatun Nafs, Source: Photo by Masjid Pogung Dalangan Unsplash

Ternyata Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam menjadikan tazkiyatun nafs sebagai salah satu dari tiga perkara yang bisa menghadirkan rasa lezatnya iman. Beliau menafsirinya dengan salah satu martabat ihsan (martabat tertinggi dalam agama ini), yaitu menyembah Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berdasarkan keyakinan, bahwa Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā selalu melihatnya dan mengetahui rahasia dan kenyataannya, mengetahui dhahir dan batinnya. Tidak ada satupun dari perkaranya yang tersembunyi dari Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā.

Makna Tazkiyatun Nafs Menurut Manhaj yang Shahih

Tazkiyatun nafs hanya dapat diraih melalui jalan syariat, jalan yang diajarkan oleh para Rasul.

Ibnul Qayyim di dalam Madarijus Shalihin, mengatakan bahwa:

“Tazkiyatun nafs itu lebih sulit dan lebih rumit dibandingkan perawatan dan pengobatan badan. Barangsiapa berusaha mensucikan dirinya dengan jalan riyadhah, mujahadah, dan khalwat yang tidak diterangkan oleh Rasul, maka perumpamaannya bagaikan orang sakit yang ingin mengobati dirinya dengan pendapatnya sendiri. Bagaimana bisa pendapatnya akan sesuai dengan ilmu seorang dokter? Para Rasul adalah dokter hati dan jiwa. Maka tidak ada jalan untuk kesucian jiwa dan keshalihan hati, kecuali dengan melalui jalurnya, lewat bimbingannya dengan penuh ketundukan dan kepasrahan kepadanya.”

Bina-Qurani-Makna-Tazkiyatun-Nafs

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Makna Tazkiyatun Nafs, Source: Photo by Abdullah G Pexels

Ibnul Qayyim juga mengatakan:

“Adapun badan yang bersih, adalah badan yang suci karena taat kepada Allah. Dagingnya tumbuh dari makanan dan minuman halal. Mana kala badan terbebas dari unsur haram, dan kotoran-kotoran yang dilarang oleh akal, agama dan kehormatan, dan jiwa suci dari ikatan-ikatan dunia. Maka bersihlah tanah hati, siap menerima benih ilmu dan ma’rifat. Jika setelah itu disirami dengan air riyadhah syari’iyyah yang diwariskan oleh Nabi Muhammad Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam, yaitu riyadhah yang tidak keluar dari ilmu, tidak jauh dari kewajiban dan tidak menelantarkan sunnah, maka hati pasti menumbuhkan tanaman yang indah menawan, dari jenis ilmu, hikmah dan faidah.”

Thumbnail Source: Photo by Masjid Pogung Dalangan Unsplash

Artikel Terkait:
Urgensi Tazkiyatun Nafs

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Akidah #Alquran 30 Juz #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam #Sekolah Tahfiz
Login