Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring

Bina-Qurani-Membimbing-Anak-dalam-Pembelajaran-Daring
Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring

Pendidikan merupakan usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat maupun pemerintah melalui berbagai kegiatan seperti pengajaran, bimbingan, dan latihan. Kegiatan ini berlangsung selama kehidupan manusia tanpa pandang usia, dan dilaksanakan di dalam maupun di luar sekolah.

Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan dan mengoptimalisasi bakat maupun kemampuan peserta didik agar dapat menjalankan perannya dalam berbagai kondisi hidup secara baik.

Sebagai pendidik pertama dan utama, orang tua memiliki peran penting dalam proses pembentukan pribadi dan karakter seorang anak. Selain itu, orang tua juga mempunyai peran penting dan strategis dalam mengantarkan kesuksesan proses pendidikan bagi putra-putrinya.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, setiap orang tua harus lebih fokus membimbing anak dalam pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh yang telah diterapkan oleh pemerintah. Orang tua memiliki peran yang sangat penting dalam kesuksesan dan keberhasilan pembelajaran daring.

Bina-Qurani-Membimbing-Anak-dalam-Pembelajaran-Daring

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring, Source: Photo by Anthony Shkraba from Pexels

Peran Orang Tua Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring

Peran orang tua dalam pembelajaran daring sangat menentukan prestasi belajar seorang anak. Sukses atau tidaknya seorang anak dalam mengikuti pembelajaran daring, tergantung dari kecakapan orang tua dalam melakukan perannya.

Oleh karena itu penting bagi orang tua untuk membimbing anak dalam pembelajaran daring. Berikut ini kami tuliskan beberapa peran orang tua ketika membimbing anak dalam pembelajaran daring:

1. Berperan Sebagai Guru di Rumah

Orang tua mempunyai peran sebagai guru di rumah, ketika membimbing anak dalam pembelajaran daring. Sebab, sebelum seorang anak memasuki masa sekolah (normal) orang tualah yang berperan sebagai pendidik utama dan membimbing sang anak sejak usia dini.

Dalam menjalankan perannya sebagai seorang guru, orang tua mempunyai kewajiban mengontrol waktu dan cara belajar anak. Orang tua juga wajib mengingatkan jadwal pembelajaran daring yang dilaksanakan oleh pihak sekolah, dan mengawal proses pembelajaran yang berlangsung.

Sebagai seorang guru di rumah, orang tua juga harus dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi anak-anak, baik dalam proses belajar maupun dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. Usahakan agar anak tidak merasa tertekan dan stress.

Bina-Qurani-Membimbing-Anak-dalam-Pembelajaran-Daring

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring, Source: Photo by Polina Zimmerman from Pexels

2. Berperan Sebagai Fasilitator

Orang tua juga mempunyai peran sebagai fasilitator ketika mendampingi dan membimbing anak dalam pembelajaran daring.

Sebagai seorang fasilitator, berarti orang tua mempunyai peran dalam menyediakan segala kebutuhan bahan belajar anak, menyediakan segala saranan dan prasarana yang dapat menunjang proses pembelajaran daring sang anak. Dengan tersedianya segala fasilitas belajar yang dibutuhkan, akan mendukung keberhasilan pembelajaran daring.

3. Berperan Sebagai Motivator

Ketika mendampingi atau membimbing anak dalam pembelajaran daring, orang tua juga berperan sebagai motivator bagi sang anak.

Motivator berarti orang yang memberikan motivasi kepada anak dalam proses pembelajaran. Ketika seorang anak mengalami kesulitan dalam pelaksanaan pembelajaran daring, maka orang tua harus membantu anak dengan memberikan inspirasi kepada sang anak agar lebih semangat dan lebih meningkatkan motivasi belajar pada diri sang anak.

Bina-Qurani-Membimbing-Anak-dalam-Pembelajaran-Daring

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Membimbing Anak dalam Pembelajaran Daring, Source: Photo by Burst from Pexels

4. Berperan Sebagai Pengarah

Dalam pelaksanan pembelajaran daring atau jarak jauh, orang tua mempunyai peran untuk selalu membimbing anaknya agar dapat mencapai keberhasilan di masa yang akan datang. Orang tua berperan penting dalam mengarahkan anak sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh masing-masing anak.

Setiap anak memiliki bakat dan kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu orang tua juga perlu subjektif dalam menilai kemampuan sang anak dan mengarahkan sesuai dengan apa yang diminati oleh sang buah hati. Jangan memaksa anak untuk melakukan apa yang tidak dia minati dan tidak dia sukai.

Itulah beberapa peran orang tua ketika medampingi dan membimbing anak dalam pembelajaran daring.

Menurut Grant Thornton, orang tua akan lebih mudah menjalankan perannya apabila mereka mau melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Menyediakan waktu ekstra saat membimbing anak dalam pembelajaran daring. Absennya sosok guru dalam tatap muka di sekolah kini digantikan oleh sosok orang tua di rumah. Kehadiran orang tua saat masa pembelajaran daring, akan mengembalikan peran dan tanggung jawab utama orang tua dalam pendidikan anak-anaknya.
  • Mulai belajar dan mengenal teknologi yang dapat membantu untuk menyelenggarakan pelaksanaan proses pembelajaran daring.
  • Asah keterampilan anak dengan belajar bersama di rumah.
  • Terus berikan semangat kepada anak saat pembelajaran daring. Anak cenderung mudah bosan dan kehilangan semangatnya, oleh karena itu perlu dukungan orang tua dalam memacu semangat anak dalam menjalankan proses pembelajaran di rumah.
  • Konsultasikan dengan guru di sekolah apabila mengalami kesulitan dalam memahami materi pada pelaksanaan proses pembelajaran daring.

Thumbnail Source: Photo by Agung Pandit Wiguna from Pexels

Artikel Terkait:
Ayat Alquran tentang Pendidikan Anak

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam #Sekolah Tahfiz
© 2021 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login