Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Mendengarkan Alquran

Bina-Qurani-Mendengarkan-Alquran
Mendengarkan Alquran

Alquran adalah bukti nyata bagi manusia dan petunjuk serta rahmat bagi kita selaku orang-orang yang beriman. Selain dianjurkan untuk membaca Alquran kita juga dianjurkan untuk mendengarkan Alquran.

Ketika dibacakan Alquran kepada kita, maka hendaknya kita mencoba merasakan bahwa seakan-akan kita mendengarnya langsung dari Allah dan menyadari bahwa bacaan tersebut adalah surat cinta dari Allah, maka tatkala hal tersebut dapat diwujudkan, niscaya hati kita akan dipenuhi dengan indahnya makna ayat-ayat tersebut. Kita pun juga bisa merasakan kelembutan dan keajaiban yang terkandung didalamnya.

Sebab itulah Allah memerintahkan agar kita bisa mendengarkan Alquran dengan baik serta penuh perhatian dan tenang saat Alquran dibacakan. Allah Subḥānahu WaTa’ālā berfirman,

وَإِذَا قُرِئَ الْقُرْآنُ فَاسْتَمِعُوا لَهُ وَأَنْصِتُوا لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ

“Apabila dibacakan Alquran, perhatikanlah dan diamlah, maka kalian akan mendapatkan rahmat.” (QS. Al-A’raf [07]: 204)

Bina-Qurani-Mendengarkan-Alquran

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Mendengarkan Alquran, Source: Photo From Sumeet Unsplash

Seorang Profesor Fakultas Syariah Univeritas Qashim menyampaikan, apabila dibacakan Alquran didalam shalat atau lainnya, maka dengarkan dan simaklah baik-baik untuk memahami maknanya, diamlah dari segala kesibukan dan pembicaraan yang mengganggu dari mendengarkan Alquran, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat ketika melaksanakan perintah-Nya dan kamu mendengarkan Alquran selaku kitab-Nya. Ayat ini turun saat ada yang meninggikan bacaan saat sedang shalat dibelakang Nabi. (Liyaddabbaru Ayatih/Markaz Tadabbur dibawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Umar bin Abdullah al-Muqbil, Saudi Arabia)

Dalam Tafsir Al-Wajiz, Syaikh Prof. Dr. Wahbah Az-Zuhaili, Pakar Fiqih dan Tafsir Suriah menyampaikan bahwa bagi semua orang yang mendengarkan Alquran Ketika dibacakan, maka diperintahkan untuk diam dan mendengarkan. Perintah ini berlaku umum, perbedaan antara diam dan mendengarkan yaitu: bahwa diam secara dzahir adalah dengan meninggalkan pembicaraan atau tidak menyibukan diri dengan sesuatu yang membuatnya tidak mendengar.

Bina-Qurani-Mendengarkan-Alquran

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Mendengarkan Alquran, Source: Photo From Karolina Grabowska Pexels

Adapun mendengar maka maksudnya adalah menyimak dengan membuka hati dan merenungkan apa yang didengar. Barangsiapa yang memegang kedua perkara ini ketika kitabullah dibaca, maka dia akan mendapatkan kebaikan yang banyak, ilmu yang melimpah, iman yang diperbarui, petunjuk yang bertambah dan bashirah dalam agama.

Disebutkan bahwa terkadang Nabi Muhammad Sallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam meminta kepada sebagian sahabatnya untuk membacakan Alquran dan beliau mendengarkannya dengan khusyuk. Tentu beliau melakukan hal ini karena mengetahui keutamaan mendengarkan Alquran.

Bina-Qurani-Mendengarkan-Alquran

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Mendengarkan Alquran, Source: Photo From Bagas Rais Pexels

Imam Bukhori dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radiyallahu’anhu, beliau berkata:

قَالَ لِي رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اقْرَأْ عَلَيَّ الْقُرْآنَ» قَالَ: فَقُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ ‍ أَقْرَأُ عَلَيْكَ؟ وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ؟ قَالَ: «إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي» ، فَقَرَأْتُ النِّسَاءَ حَتَّى إِذَا بَلَغْتُ: {فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بِشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هَؤُلَاءِ شَهِيدًا} [سورة: النساء، آية رقم: 41] رَفَعْتُ رَأْسِي، أَوْ غَمَزَنِي رَجُلٌ إِلَى جَنْبِي، فَرَفَعْتُ رَأْسِي فَرَأَيْتُ دُمُوعَهُ تَسِيلُ

“Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam berkata kepadaku, bacakanlah kepadaku Alquran. Ibnu mas’ud berkata: Aku katakan, wahai Rasulullah apakah saya akan membacakannya kepadamu sementara Alquran diturunkan kepadamu? Beliau menjawab, aku senang mendengarnya dari orang selainku maka aku pun membacakan surat An-Nisa, ketika sampai pada ayat (yang artinya) “Bagaimana jika (pada hari kiamat nanti) kami datangkan dari setiap umat seorang saksi, dan kami datangkan engkau sebagai saksi atas mereka.” (QS. An-Nisa [04]: 41). Aku angkat kepalaku, atau ada seseorang dari samping yang memegangku sehingga aku pun mengangkat kepalaku, ternyata aku melihat air mata beliau mengalir.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Thumbnail Source: Photo From Karolina Grabowska Pexels

Artikel Terkait:
Cara Mudah Menghafal Alquran

TAGS
#Al Baqarah #Al Hujurat Ayat 13 #Al Isra Ayat 32 #Al Maidah Ayat 2 #Alquran adalah Cahaya #Ayat Kursi #Cara Menghafal Alquran #Keutamaan Membaca Alquran #Sekolah Islam Terbaik #Menghafal Alquran #Sekolah Tahfiz
Login