Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Mengapa Seorang Anak Harus Menghormati Orang Tua

Bina-Qurani-Mengapa-Seorang-Anak-Harus-Berbakti-Kepada-Orang-Tua-
Mengapa Seorang Anak Harus Menghormati Orang Tua

Adakah di antara kita yang masih menanyakan tentang, mengapa seorang anak harus menghormati orang tua?

Jika masih ada, maka tulisan ini sangat tepat untuk Anda baca, karena di dalam tulisan ini, kami akan sedikit menyampaikan beberapa alasan mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya.

Menghormati orang tua merupakan salah satu bentuk bakti seorang anak kepada orang tua atau birrul walidain. Menghormati orang tua juga merupakan salah satu amal shalih yang utama dan dicintai oleh Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā.

Oleh karena itu, maka sudah semestinya seorang anak harus berbakti dan menghormati orang tuanya, tanpa bertanya apa alasannya.

Adapun bagi yang masih bertanya tentang, mengapa seorang anak harus menghormati orang tua, maka beberapa alasan di dalam artikel ini semoga menjadi motivasi bagi Anda untuk semakin menghormati orang tua.

Beberapa Alasan, Mengapa Seorang Anak Harus Menghormati Orang Tuanya

Berbakti dan menghormati orang tua merupakan amal shalih yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā. Dengan berbakti dan memuliakan orang tua, Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā pun akan datangkan kebaikan-kebaikan kepadanya.

Berikut ini adalah beberapa alasan, mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya terlebih jika kedua orang tuanya masih hidup di dunia.

Yuk kita simak!

1. Berbakti dan Menghormati Orang Tua adalah Ibadah yang Agung

Salah satu alasan mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya yaitu karena berbakti dan menghormati orang tua merupakan amal ibadah yang agung kedudukannya di sisi Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā.

Begitu agungnya kedudukan berbakti dan memuliakan orang tua, sehingga Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā menyandingkan perintah untuk menyembah kepada-Nya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua …” (QS. An-Nisa [04]: 36)

Penyandingan perintah Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā untuk menyembah diri-Nya dengan perintah berbuat baik kepada orang tua, menunjukkan bahwa berbakti kepada orang tua merupakan masalah yang penting dalam kehidupan seorang muslim.

2. Berbakti dan Menghormati Orang Tua Lebih Utama Atas Jihad Fii Sabilillah

Alasan berikutnya mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya adalah, karena berbakti dan menghormati orang tua merupakan amal ibadah yang lebih utama di atas jihad fii sabilillah.

Abu Mas’ud Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

سَأَلْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلَاةُ عَلَى وَقْتِهَا قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ قَالَ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ

“Aku pernah bertanya kepada Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam, “Amalan apakah yang paling dicintai Allah?” Beliau menjawab, “Mendirikan shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya kembali, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada orang tua.” Aku bertanya kembali, “Kemudian apa?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah.” (HR. Bukhari)

Sebagian ulama mengatakan bahwa, ini berlaku bagi jihad yang hukumnya fardhu kifayah.

3. Jalan Mendapatkan Ridha Allah

Di antara alasan mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya adalah karena berbakti dan menghormati orang tua merupakan jalan untuk mendapatkan ridha dari kedua orang tua kita.

Ridha kedua orang tua sangat berpengaruh terhadap keridhaan Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā kepada kita. Begitupun sebaliknya, murka keduanya akan menjadi sebab kemurkaan Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā.

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash Raḍiallāhu ‘Anhuma, bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَا الْوَالِدِ، وَسُخْطُ الرَّبِّ فِي سُخْطِ الْوَالِدِ

“Ridha Allah bergantung kepada keridhaan orang tua, dan murka Allah bergantung kepada kemurkaan orang tua.” (HR. Bukhari)

4. Dibukakan Pintu Surga Oleh Allah

Alasan yang selanjutnya, mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya adalah, akan dibukakan pintu surga oleh Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā.

Di antara jalan untuk mendapatkan Jannah Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā adalah dengan berbakti dan menghormati orang tua. Orang tua merupakan pintu surga, yang jika ingin memasukinya maka berbaktilah kepada orang tua dan jika enggan maka sia-siakanlah mereka.

Abu Darda Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

“Kedua orang tua itu adalah pintu surga yang paling tengah. Jika kalian mau memasukinya maka jagalah orang tua kalian. Jika kalian enggan memasukinya, maka silahkan sia-siakan orang tua kalian.” (HR. At-Tirmidzi)

5. Dipanjangkan Umurnya dan Ditambahkan Rezekinya

Alasan selanjutnya terkait mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya adalah, karena dengan berbakti dan menghormati orang tua Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā akan memberikan umur panjang dan menambahkan rezeki kepada kita.

Bakti seorang anak kepada kedua orang orang tua merupakan salah satu sebab didatangkannya kebaikan-kebaikan oleh Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā seperti dilancarkannya rezeki yang berkah, diangkatnya musibah, dimudahkan setiap urusan, hilangnya masalah dan kesedihan serta dipanjangkan umurnya.

Anas bin Malik Raḍiallāhu ‘Anhu meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda:

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِي عُمْرِهِ وَأَنْ يُزَادَ لَهُ فِي رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

“Siapa yang suka dipanjangkan umurnya dan ditambahkan rezekinya, maka berbaktilah kepada orang tuanya dan jalinlah hubungan dengan kerabatnya (silaturahim).” (HR. Ahmad: 3-229)

Demikianlah beberapa alasan tentang mengapa seorang anak harus menghormati orang tuanya. Selain beberapa alasan di atas tentu masih banyak alasan-alasan yang lainnya mengapa kita diperintahkan untuk berbakti dan menghormati orang tua kita.

Terlepas dari alasan-alasan di atas, semoga Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā memberikan kemudahan bagi kita untuk berbakti kepada kedua orang tua dengan penuh keikhlasan, dan menjauhkan kita dari segala bentuk durhaka kepada keduanya.

Thumbnail Source: Photo From Rawpixel From Shutterstock

Artikel Terkait:
Hadits Tentang Akhlak Mulia

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Berbakti kepada orang tua #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
Login