Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Metode Pendidikan Islam

Bina-Qurani-Metode-Pendidikan-Islam
Metode Pendidikan Islam

Dr. Abdullah Nashih Ulwan menyebutkan bahwa metode pendidikan orang tua terhadap anak setidaknya mencakup empat unsur. Pertama, mengajarkan tauhid. Kedua, mengajarkan perkara yang halal dan haram. Ketiga, mendidik anak untuk beribadah sejak kecil. Keempat, Mendidik anak untuk cinta Rasulullah, cinta keluarga, dan cinta Alquran. Dan semua unsur ini ada dalam kisah Nabi Yakub ‘Alaihissalam. (Pedoman Pendidikan Anak Dalam Islam, 1981).

Metode pendidikan merupakan seperangkat cara, jalan dan teknik yang harus dimiliki dan digunakan oleh pendidik dalam upaya menyampaikan dan memberikan pendidikan dan pengajaran kepada peserta didik agar dapat mencapai tujuan pendidikan. (Prof. Ramayulis, 2009).

Tentunya acuan dalam mencari rujukan dalam memilih metode pendidikan bagi seorang mukmin mengacu kepada kisah Nabiyullah (Nabi Allah). Dan di antara kisah Nabi yang patut menjadi teladan dalam menjalankan metode pendidikan adalah kisah Nabi Yakub ‘alaihi salam. Hal ini tidak lain karena selain Allah sendiri yang memuji kisah Nabi Yakub dalam Alquran di surah Yusuf yang merupakan sebaik-baik kisah dalam Alquran.

Bina-Qurani-Metode-Pendidikan-Islam

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Metode Pendidikan Islam, Source: Photo by Muhammed Bahcecik Pixabay

Metode Pendidikan dalam Kisah Nabi Yakub

Nabi Yakub memiliki 12 anak dan di antara 12 anak tersebut yang paling dimuliakan Allah dan menjadi Nabi adalah Nabi Yusuf. Berikut ini beberapa metode pendidikan Nabi Yakub dalam mendidik 12 anaknya:

1. Pendidikan Tauhid

Metode pertama yang diterapkan oleh Nabi Yakub dalam mendidik anaknya adalah dengan mengajarkan tauhid. Dalam QS. Yusuf [12] ayat 86, jelas bahwa Nabi Yakub mengajarkan tauhid kepada anaknya agar tunduk, rida, tawakal, dan menyerahkan semua urusan hanya kepada Allah. Sebesar apa pun problematika kehidupan hendaknya tetap berhuznuzon (berprasangka baik) kepada Allah. (Kisah Para Nabi, 2008).

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

قَالَ إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ (86)

Artinya:

“Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahanku dan kesedihanku.” (QS. Yusuf [12]: 86)

2. Mengajarkan Baik dan Buruk, serta Halal dan Haram

Metode kedua yaitu mengarahkan anak kepada hal yang baik dan buruk, halal dan haram serta tidak sungkan mengambil sumpah dari anaknya untuk menguatkan keyakinan atas apa yang ingin mereka perbuat.

Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

وَقَالَ يَابَنِيَّ لَا تَدْخُلُوا مِنْ بَابٍ وَاحِدٍ وَادْخُلُوا مِنْ أَبْوَابٍ مُتَفَرِّقَةٍ وَمَا أُغْنِي عَنْكُمْ مِنَ اللَّهِ مِنْ شَيْءٍ إِنِ الْحُكْمُ إِلَّا لِلَّهِ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ وَعَلَيْهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُتَوَكِّلُونَ (67)

Artinya:

“Dan Yakub berkata, ‘Hai anak-anakku janganlah kamu bersama-sama masuk dari satu pintu gerbang, dan masuklah dari pintu-pintu gerbang yang berlain-lain. Namun demikian aku tiada dapat melepaskan kamu barang sedikitpun dari pada takdir Allah. Keputusan menetapkan sesuatu hanyalah hak Allah. Kepada-Nya-lah aku bertawakal dan hendaklah kepada-Nya saja orang-orang yang bertawakal berserah diri. (QS. Yusuf [12]: 67)

Hal ini penting sekali untuk dilakukan para orang tua terlebih di zaman ini. Tidak sedikit orang tua acuh terhadap pendidikan anak dengan mencukupkan pendidikan anak mereka kepada pembantu rumah, guru di sekolah dan lebih parah kepada film fiktif di TV padahal orang tua harus mengambil peran utama dan terpenting mendidik anaknya.

Bina-Qurani-Metode-Pendidikan-Islam

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Metode Pendidikan Islam, Source: Photo by Pok Rie Pexels

3. Mengajarkan Ibadah

Metode ketiga adalah mengajarkan ibadah. Hal ini bisa terlihat dari QS. Yusuf [12] ayat 97, dimana buah dari pendidikan ibadah yang dilakukan sang ayah berbuah permohonan maaf dan permintaan anak untuk dimintakan ampunan kepada Allah dari dosa sehingga anak nabi Yakub menjadi baik imannya, akhlaknya dan ibadahnya.

Alah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

قَالُوا يَاأَبَانَا اسْتَغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا إِنَّا كُنَّا خَاطِئِينَ (97)

Artinya:

“Mereka berakta, ‘Wahai ayah kami, mohonkanlah ampun bagi kami terhadap dosa-dosa kami, sesungguhnya kami adalah orang-orang yang bersalah (berdosa).” (QS. Yusuf [12]: 97)

Bahkan sebagian ulama menyebutkan kalau saudara-saudara Yusuf pun di akhir kehidupan mereka diangkat menjadi Nabi sebagaimana disebutkan dalam QS. Al Imran [3]: 84. Walaupun Imam Ibnu Katsir membantahnya argumen tersebut dengan dalil diatas. Karena makna ashbat dalam ayat tersebut adalah Para Nabi dari kalangan Bani Israil. (Abu al Fida Ismail bin Katsir, 2008).

4. Mengajarkan Anak untuk Mencintai Rasul dan Syariatnya

Metode pendidikan keempat adalah mendidik anak untuk cinta Rasul atau syariat secara umun dan mencintai keluarga. Ini tercermin dari ajaran Nabi dan Rasul terdahulu yang diikuti oleh Nabi Yakub dan anak-anaknya. Dan terkait ajaran untuk mencintai keluarga ini tercermin bagaimana keadilan dan kasih sayang Nabi Yakub sebagai ayah kepada anak-anaknya.

Bahkan untuk menjaga harmonisasi keluarga tersebut Nabi Yakub mengingatkan Yusuf untuk tidak menceritakan mimpinya.

قَالَ يَابُنَيَّ لَا تَقْصُصْ رُؤْيَاكَ عَلَى إِخْوَتِكَ فَيَكِيدُوا لَكَ كَيْدًا إِنَّ الشَّيْطَانَ لِلْإِنْسَانِ عَدُوٌّ مُبِينٌ (5)

Artinya:

Yakub (Ayahnya) berkata, ‘Wahai anakku jangan ceritakan mimpimu kepada saudaramu, maka mereka membuat makar untuk membinasakanmu.’ Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia. (QS. Yusuf [12]: 5)

Sebuah pesan tersirat dari sang ayah kepada anaknya untuk menyembunyikan perkara-perkara yang jika diketahui saudara justru malah membuat hasad atau ketidakharmonisan keluarga.

Thumbnail Source: Photo by Wichianduangsri Getty Images

Artikel Terkait:
Pendidikan Moral untuk Anak di Jaman Modern

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam #Sekolah Tahfiz
© 2021 BQ Islamic Boarding School, All Rights reserved
Login