Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Pendidikan Anak Investasi Akhirat Terbaik

Ustaz Dr. Abu Mujahid al-Ghifari, Lc., M.E.I.
(Pengasuh Bina Qurani Islamic School)

Anak merupakan amanah dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang akan dimintai pertanggungjawabannya di akhirat. Mengasuh, merawat, menafkahi, dan mendidik anak adalah kewajiban orang tua dalam mengemban amanah tersebut. Firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam Alquran surat al-Tahrim ayat 6 menegaskan kewajiban orang tua mendidik anaknya. Harta, tenaga, dan pikiran yang dikerahkan orang tua dalam rangka mendidik anaknya dapat menjadi ladang amal akhirat. Bahkan dapat menjadi sumber pahala yang tarus mengalir kepada orang tua sekalipun telah meninggal dunia. Hal ini berdasarkan hadis berikut:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ « إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ »

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu meriwayatkan hadis bahwa Rasulullah shallallāhu ‘alaihi wasallam bersabda, “Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputuslah semua pahala amalannya, kecuali tiga perkara, yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakannya.” (HR. Muslim)

Hadis ini memberikan pelajaran berharga bagi setiap orang tua agar bersungguh-sungguh mendidik anaknya menjadi anak yang saleh. Karena kesalehan anak merupakan kebaikan bagi orang tua. Baik ketika orang tua masih hidup dengan bakti anak kepadanya maupun ketika orang tua telah meninggal dunia dengan kiriman doa untuknya. Al-Nawawi menjelaskan bahwa di dalam hadis ini juga terdapat faedah bahwa doa untuk orang yang sudah meninggal itu akan sampai kepadanya dan ini merupakan masalah yang sudah disepakati oleh para ulama (Syarh Shahih Muslim, 1392 H). Dengan demikian, mendidik anak agar menjadi anak saleh merupakan investasi akhirat terbaik yang tidak akan merugi karena pahalanya terus menerus mengalir sekalipun telah meninggal dunia.

Pada hakikatnya, mendidik anak menjadi anak yang saleh merupakan tujuan utama dari tujuan pendidikan islami. Hal ini sebagaimana yang disampaikan Ahmad Tafsir dalam buku Ilmu Pendidikan Islam setelah menyebutkan pandangan beberapa ahli tentang tujuan pendidikan Islam, beliau mengatakan bahwa para ahli pendidikan islami sepakat bahwa tujuan umum pendidikan islami adalah manusia yang baik, yaitu manusia yang beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala (Ilmu Pendidikan Islami, 2012).

Demikian pula sebaliknya, jika orang tua mengabaikan pendidikan anaknya maka ia telah mengabaikan amanah yang telah diberikan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepadanya. Ibn al-Qayyim menukil penjelaskan gurunya yaitu Ibn Taimiyah bahwa jika salah satu dari kedua orang tua mengabaikan pendidikan anaknya yang telah diwajibkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepadanya maka sesungguhnya dia telah melakukan kemaksiatan. Beliau juga menjelaskan bahwa barangsiapa tidak mendidik anak-anak dengan hal-hal yang bermanfaat dan membuat hidup mereka bahagia maka sesungguhnya dia telah melakukan perbuatan yang sangat buruk (Zād al-Ma’ād, 2008).

TAGS
#Abu Mujahid al-Ghifari #Anak #Artikel #Hadis #Pendidikan
Login