Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Perkara yang Dapat Membatalkan Usapan

Bina-Qurani-Perkara-yang-Dapat-Membatalkan-Usapan
Perkara yang Dapat Membatalkan Usapan

Di antara perkara-perkara yang dapat membatalkan usapan atau menyebabkan tidak sahnya mengusap sepatu antara lain yaitu:

1. Junub

Jika engkau junub, baik karena mimpi atau karena berhubungan badan, maka sepatu atau kaus kaki yang engkau kenakan harus dilepas. Setelah itu hendaklah mandi wajib.

2. Habisnya Waktu yang Telah Ditetapkan

Jika waktu yang ditetapkan telah habis, maka sepatu atau kaus kaki harus dilepas sebelum berwudhu.

3. Jika Melepas Kaus Kaki atau Sepatu

Jika engkau melepas kaus kaki atau sepatu setelah wudhumu batal, maka engkatu tidak boleh mengusapnya setelah itu. Kecuali jika engkau berwudhu kemudian mengenakannya.

Bina-Qurani-Perkara-yang-Dapat-Membatalkan-Usapan

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Perkara yang Dapat Membatalkan Usapan, Source: Photo by Tima M Pexels

Hal-hal yang Harus Diperhatikan Terkait Pembatal Usapan

Beberapa hal yang harus menjadi catatan dan perlu diperhatikan terkait perkara yang dapat membatalkan wudhu, yaitu:

1. Apabila Batas Waktu telah Usai

Jika batas waktu dibolehkannya mengusap sepatu sudah habis, atau engkau telah melepas kaus kakimu dan wudhumu belum batal, maka engkau tetap bias mengerjakan shalat tanpa wudhu lagi. Karena melepas sepatu tidak membatalkan wudhu, sebagaimana yang dikatakan oleh Ibnu Taimiyah dalam al-Ikhtiyarat. Engkau tida harus mencuci kakimu sebelum shalat.

2. Jika Mengenakan Kaus Kaki dalam Keadaan Suci

Jika engkau mengenakan dua kaus kaki dalam keadaan suci, kemudian engkau mengusapnya dan melepas bagian atasnya setelah mengusap, maka engkau tetap boleh menyempurnakan batas waktu yang ditetapkan dengan cara mengusap kaus kaki bagian bawah.

Hal ini dibolehkan karena engkau mengenakan dua kaus kaki tersebut dalam keadaan suci. Jika engkau berwudhu kemudian mengenakan kaus kaki tersebut lalu mengusapnya sedangkan engkau belum berhadats sampai engkau mengenakan kaus kaki pasangannya, maka engkau boleh mengusapnya.

Akan tetapi jika engkau mengenakan kaus kaki yang kedua setelah wudhumu selesai, maka engkau tidak dibolehkan mengusapnya kecuali bagian bawah.

Bina-Qurani-Perkara-yang-Dapat-Membatalkan-Usapan

Bina-Qurani-Perkara-yang-Dapat-Membatalkan-Usapan-Photo-by-Marsel-Pexels

3. Anggota Wudhu yang Digips

Anggota wudhu yang digips (diperban) disyariatkan untuk diusap, tidak harus bersusah payah melepaskannya kemudian berwudhu. Para ulama mengatakan, “Bahkan biarkan saja, tidak perlu dibasuh atau diusap.”

4. Mengusap Kerudung untuk Wanita

Bagi seorang wanita yang menggunakan kerudung, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Apabila seorang wanita khawatir akan udara dingin atau selainnya, ia boleh mengusap kerudungnya (ketika berwudhu). Hal ini dicontohkan oleh Ummu Salamah Raḍiallāhu ‘Anhā. Dianjurkan juga mengusap sebagian rambutnya. Tetapi jika tidak ada alas an untuk mengusap kerudung, maka para ulama berbeda pendapat.

Dikatakan bahwa, “Jumhur ulama berpendapat bahwa ia tidak boleh mengusapnya. Dan al-Hasan al-Bashri membolehkannya. Demikian pula yang dikatakan oleh madzhab Hambali, karena tida ada dalil yang melarangnya. Secara zhahir, mengusap kerudung ini dibolehkan karena dikiarkan dengan mengusap sorban pada laki-laki. Akan tetapi untuk kehatia-hatian, hendaklah ia mengusap kerudung ini diikuti dengan mengusap sedikit rambut di bagian ubun-ubun.” Wallahua’lam.

Peringatan:

Tidak ada Batasan waktu yang dibolehkannya mengusap wudhu, karena hal ini tidak boleh dikiaskan dengan mengusap sepatu, dan Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam mengusap sorban tanpe menetapkan batas waktu tertentu.

Itulah beberapa perkara yang dapat membatalkan usapan, dan hal-hal yang semestinya perlu diperhatikan seputar dengan mengusap khuff.

Dikutip dari: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Fiqhus Sunnah Lin Nisa’ Wama Yajibu an Ta’rifahu Kullu Muslimatin min Ahkam. Edisi terjemah: Alih Bahasa M. Taqdir Arsyad, Fikih Sunnah Wanita Panduan Lengkap Wanita Muslimah, (Bogor: Griya Ilmu, 2019), 041-043.

Thumbnail Source: Photo by Pax Red Pexels

Artikel Terkait:
Mengusap Dua Khuff

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Cara Sholat Jenazah #Doa Selesai Sholat #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
Login