Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Qiyamul Lail (Shalat Malam)

Bina-Qurani-Qiyamul-Lail-Shalat-Malam
Qiyamul Lail (Shalat Malam)

Qiyamul lail adalah sunnah yang dianjurkan, syiar orang-orang shalih, dan salah satu sifat khusus orang-orang bertakwa. Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā berfirman:

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ (15) آخِذِينَ مَا آتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ (16) كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ (17) وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ (18) وَفِي أَمْوَالِهِمْ حَقٌّ لِلسَّائِلِ وَالْمَحْرُومِ (19)

Artinya:

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada di dalam taman-taman surge dan di mata air-mata air sambil mengambil apa yang diberikan kepada mereka oleh Rabb mereka. Sesungguuhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah. Dan pada harta-harta mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak mendapat bagian.” (QS. Adz-Dzariyyat: 15-19)

Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, “Sesungguhnya di surge ada kamar-kamar yang bagian dalamnya terlihat dari luar dan bagian luarnya terlihat dari dalam yang disediakan oleh Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā untuk orang-orang yang memberi makan kepada orang miskin, lemah lembut dalam berbicara, selalu berpuasa, dan mengerjakan shalat malam ketika orang-orang tidur nyenyak.” (Shahihul Jami)

Bina-Qurani-Qiyamul-Lail-Shalat-Malam

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Qiyamul Lail Shalat Malam, Source: Photo by Michael B Pexels

Waktu Qiyamul Lail

Shalat malam boleh dikerjakan di awal malam, tengah malam, atau akhir malam. Semuanya telah shahih dari Nabi Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam. Namun, yang lebih utama adalah dikerjakan pada sepertiga malam yang terakhir ketika Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā turun ke langit dunia dan berfirman:

مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Artinya:

“Siapa yang berdoa kepada-Ku maka Aku akan kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku maka Aku akan beri. Dan siapa yang meminta ampun kepada-Ku maka Aku akan ampuni.” (HR. Bukhari Muslim)

Bina-Qurani-Qiyamul-Lail-Shalat-Malam

Site: Bina Qurani Islamic Boarding School, Image: Qiyamul Lail Shalat Malam, Source: Photo by Masjid Pogung Dalangan Unsplash

Jumlah Rakaat Qiyamul Lail

Paling sedikit adalah satu rakaat dan tidak ada batasan maksimalnya. Namun, disunnahkan mengerjakan sebelas atau tiga belas rakaat, berdasarkan hadits yang diriwayatkan dari ‘Aisyah, “Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam tidak pernah menambah dari sebelas rakaat shalat malam baik di bulan Ramadhan maupun bulan-bulan lainnya.” (HR. Bukhari Muslim)

Telah dikemukakan dari ‘Aisyah bahwa beliau Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam biasa mengerjakan shalat malam sebanyak tiga belas rakaat. Disunnahkan dikerjakan dua rakaat-dua rakaat kemudian witir sesuai dengan apa yang telah dibahas sebelumnya.

Dikutip dari: Abu Malik Kamal bin as-Sayyid Salim, Fiqhus Sunnah Lin Nisa’ Wama Yajibu an Ta’rifahu Kullu Muslimatin min Ahkam. Edisi terjemah: Alih Bahasa M. Taqdir Arsyad, Fikih Sunnah Wanita Panduan Lengkap Wanita Muslimah, (Bogor: Griya Ilmu, 2019), 161-162.

Thumbnail Source: Photo by Michael B Pexels

Artikel Terkait:
Shalat Sunnah Rawatib

TAGS
#adab penuntut ilmu #adab sebelum ilmu #Adab #Alquran 30 Juz #Cara Sholat Jenazah #Doa Selesai Sholat #Generasi Qurani #Keutamaan Membaca Alquran #Memuliakan Orang Tua #Belajar Alquran #Bina Qurani #Menghafal Alquran #Sekolah Islam
Login