Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content

Sarana-Sarana Penguat Hafalan Alquran

Ratusan bahkan ribuan santri sekolah tahfiz menyandang gelar hafiz Quran. Ini sebuah kebanggan yang sangat luar biasa. Hal ini semakin menambah antusiame orang tua memasukkan anaknya ke sekolah tahfiz semakin besar dan tak terbendung. Namun yang perlu diperhatikan dengan serius oleh para orang tua adalah bukan sekedar khatam hafalan alquran 30 juz di masa karantina sekolah tahfiz namun lebih dari itu kekuatan hafalan dan menjaga hafalan inilah yang paling utama dan paling sulit untuk dipertahankan jika lulusan sekolah tahfiz tidak melakukan beberapa sarana yang dapat menjaga dan menguatkan hafalan Alquran.

Imam Masjidil Haram Kota Mekah Saudi Arabia Syeikh Yasir al Dausiri (alukah.net, 2018) memberikan kiat berupa sarana terbaik untuk menjaga hafalan Alquran yang tentunya sangat bermanfat bagi lulusan sekolah tahfiz untuk menjaga hafalannya. Pertama, Syeikh menceritakan pengalamannya kepada para qurra’ baik yang berada di Madinah dan juga Mekah bahwa sarana terbaik untuk menguatkan hafalan adalah dengan sering mengulangnya. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasalam bersabda,

تَعاهَدُوا هَذَا القُرْآنَ فَوَالذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بيَدِهِ لَهُوَ أشَدُّ تَفَلُّتًا مِنَ الإبِلِ في عُقُلِهَا

Jagalah oleh kalian hafalan Alquran, demi jiwa Muhammad yang berada di tanganNya, sungguh hafalan Alquran lebih cepat hilang dari pada untu yang terlepas dari tali kekangnya (HR. Bukhari dan Muslim).

Imam Bukhari dalam Shahih Bukhari (1987) membuat pembahasan khusus dalam kitabnya dengan judul bab istidzkar Alquran wa ta’ahudihi (Bab Mengingat Alquran Dan Menjaga Hafalannya) dan Imam Muslim dalam Shahih Muslim membuat bab al amr bi al ta’ahud Alquran (Bab Perintah Untuk Menjaga Hafalan Alquran). Ini menunjukkan betapa penting santri lulusan sekolah tahfiz mengkhususkan waktu untuk mengulang hafalannya agar kuat dan tidak dilupakan Alquran.

Kedua, Membaca semampunya dalam salat. Misalnya lulusan sekolah tahfiz memperbanyak salat sunah yang dengannya bisa diisi untuk memuraja’ah (mengulang hafalan) ketika salat.

Ketiga, terus bertalaqi kepada guru ngaji yang lebih mahir dalam tajwid Alquran. Jangan sampai santri lulusan sekolah tahfiz mencukupkan dengan satu guru tetapi terus memperkaya ilmu Alquran lebih baik bacaan, tajwid, dan ilmu Alquran lainnya kepada yang lain.

Keempat, mendengar lewat mp3 atau sekarang bisa dengan HP atau sarana elektronik lainnya. Memuraja’ah Alquran lewat qari’ yang merdu suaranya.

Kelima, bergaullah dengan ahlu Alquran. Jangan nodai hafalan dengan pergaulan bebas. Yang tidak bisa membuat santri lulusan sekolah tahfiz menjaga pandangan, makanan, campur baur lelaki dan perempuan, dan pergaulan menjerumuskan kepada dosa lainnya.

Semoga Allah menjaga lulusan-lulusan sekolah tahfiz agar menjadi generasi terbaik yang bermanfaat untuk keluarga, masyarakat, dan negara. Amin.

TAGS
#Sekolah Alquran #Sekolah Terbaik #Islamic School #Sekolah Tahfiz
Login