Generic selectors
Exact matches only
Search in title
Search in content
Post Type Selectors

Sikap Ahlussunnah Terhadap Pelaku Dosa Besar

Bina-Qurani-Sikap-Ahlussunnah-Terhadap-Pelaku-Dosa-Besar
Sikap Ahlussunnah Terhadap Pelaku Dosa Besar

Bila pelaku dosa besar termasuk orang yang bertauhid dan ikhlas, ia tidak dianggap kafir karena dosa besar yang dilakukannya itu. Sebaliknya, ia adalah seorang mukmin yang fasik karena melakukan dosa besar. Ia berada dalam kehendak Allah.

Jika Allah berkehendak, Dia akan mengampuninya. Namun jika tidak, Dia akan mengazabnya di neraka sesuai amalan yang dikerjakannya. Setelah itu, Dia akan mengeluarkannya dari neraka dan tidak menempatkannya kekal di neraka.

Sebagaimana firman Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā di dalam Alquran QS. Al-Hujurat ayat 9 sampai 10:

وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ اقْتَتَلُوا فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا فَإِنْ بَغَتْ إِحْدَاهُمَا عَلَى الْأُخْرَى فَقَاتِلُوا الَّتِي تَبْغِي حَتَّى تَفِيءَ إِلَى أَمْرِ اللَّهِ فَإِنْ فَاءَتْ فَأَصْلِحُوا بَيْنَهُمَا بِالْعَدْلِ وَأَقْسِطُوا إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ (9) إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ وَاتَّقُوا اللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ (10)

Artinya:

“Dan kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu damaikan antara keduanya! Tetapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat.” (QS. Al-Hujurat: 9-10)

Ayat ini menjelaskan bahwa Allah Subḥānahu Wa Ta’ālā masih menganggap beriman orang-orang mukmin yang melakukan kemaksiatan saling bunung membunuh, dan kelompok yang melanggar perjanjian dengan kelompok lain. Dia menganggap mereka bersaudara dan memerintahkan kaum mukminin untuk mendapaikan saudara-saudara seiman mereka itu.

Bina-Qurani-Sikap-Ahlussunnah-Terhadap-Pelaku-Dosa-Besar

Site: Bina Qurani Islamic School, Image: Sikap Ahlussunnah Terhadap Pelaku Dosa Besar, Source: Photo by David M Pexels

Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda yang artinya:

“Dari Abu Sa’id Al-Khudri Raḍiallāhu ‘Anhu, bahwa Rasulullah Ṣallallāhu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda, ‘Ketika Allah memasukkan ahli surga ke dalam surga, Dia akan memasukkan siapa saja yang Dia kehendaki ke dalamnya dengan rahmat-Nya. Dia juga akan memasukkan ahli neraka ke dalam neraka. Kemudian, Dia berfirman kepada malaikat, ‘Cona periksa, siapa saja yang kalian dapati di dalam hatinya ada keimanan meski hanya sebesar biji sawi, maka keluarkanlah ia dari neraka.’ Maka malaikat pun mengeluarkan sekelompok orang yang telah hangus terbakar, kemudian mereka semua dilemparkan ke dalam nahrul hayah atau al-hayah. Di dalamnya merekapun tumbuh seperti biji-bijian yang tumbuh di tepi aliran sungai. Tidaklah kalian melihat bagaimana ia keluar berwarna kuning melingkar?’” (HR. Bukhari Muslim)

Berdasarkan hadis tersebut, diketahui bahwa Allah tidak menempatkan pelaku dosa kekal di dalam neraka. Sebaliknya, Dia mengeluarkan orang yang di dalam hatinya hanya ada sedikit keimanan dari dalam neraka. Keimanan bisa menjadi sedemikian rupa tidak lain karena kemaksiatan, baik itu berupa melanggar larangan atau tidak melaksanakan kewajiban.

Hal ini berbeda dan bertolah belakang dengan pandangan (mazhab) kelompok-kelompok sesat seperti:

1. Kelompok Murji’ah

Kelompok Murji’ah mengatakan bahwa keimanan seseorang tidak dapat dikotori oleh sebuah maksiat dan kekafirannya tidak dapat disucikan dengan ketaatan.

2. Kelompok Mu’tazilah

Kelompok Mu’tazilah mengatakan bahwa pelaku dosa besar statusnya tidak mukmin dan tidak juga kafir. Ia berada di antara dua kedudukan, baina manzilatain. Bila ia meninggal dunia dlam keadaan belum bertaubat makai a kekal di dalam neraka.

3. Kelompok Khawarij

Kelompok Khawarij mengatakan bahwa pelaku dosa besar adalah kafir dan kekal di neraka.

Dikutip dari: Dr. Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, Aqidatut Tauhid Kitabut Tauhid lis-Shaff Al-Awwal – Ats-Tsalis – Al-Aly. Edisi terjemah: Alih Bahasa Syahirul Alim Al-Adib, Lc., Kitab Tauhid, (Jakarta: Ummul Qura, 2018), 169-171.

Thumbnail Source: Photo by Pogung Dalangan Unsplash

Artikel Terkait:
Hukum Pelaku Dosa Besar

TAGS
#Berbakti kepada orang tua #doa berlindung dari virus corona #Doa Pagi Hari #Doa-doa #hukum qurban adalah #ikhlas beramal shalih #ikhlas beramal #Sunah Rasul #Sunnah Rasul
Login