Jalan untuk menuju kesuksesan sejatinya memang tidak selalu dimulai dengan kemudahan. Terkadang, kesuksesan dan keberhasilan itu lahir dari bawah. Dari kebiasaan kecil, sederhana, semangat, kedisiplinan, dan keberanian dalam hal baru sedari kecil. Mungkin inilah yang bisa tergambar dari perjalanan santri bernama Fazri Czar Mauludi.
Fazri dikenal sebagai santri teladan, prestasinya berhasil menorehkan namanya di bidang akademik dan nonakademik. Ia, tercatat sebagai alumni di SMP BQ Islamic School Kota Bogor. Dari torehan prestasinya, menjadi santri bukan suatu penghalang untuk meraih prestasi. Dan fazri telah membuktikan, justru dari lingkungan pesantren, Ia berhasil mengembangkan potensi dalam dirinya. Sehingga pada tahun 2025 lalu, Fazri Czar Mauludi berhasil meraih penghargaan sebagai Santri Teladan dalam event Haflu Takhrij BQ Islamic School.
Perjalanan untuk meraih prestasi diraih bukan dengan cara yang instan. Bagi fazri, membekali ilmu sejak dini merupakan cara terbaik untuk mengasah skill. Rasa ingin tahu dalam dunia pendidikan serta semangat dalam belajar menunjukkan ketertarikannya akan ilmu pengetahuan.
Fazri lahir di Bogor, Jawa Barat, ia menempuh pendidikan di SMP BQ Islamic Boarding School Kota Bogor. Sekolah modern berbasis pondok pesantren menjadi tempat penting dalam berproses, megembangan potensi dan membangun karakter. Lingkungan pesantren membantu dalam pembinaan akhlak, mendalami nilai-nilai keislaman dan pengetahuan lainnya. Pesantren juga menjadi tempat membangun kemampuan akademik, tanggung jawab dan kedisiplinan.
Prestasi pertamanya selama menjadi santri adalah pada tahun 2023. Dimana fazri berhasil menjadi pemenang dalam kejuaraan RCC Ibnu Sina Tingkat Madya. Semangat prestasi itu kemudian berlanjut pada tahun 2024 dalam event Tantangan Literasi Nusantara, fazri berhasil meraih penghargaan yang diadakan oleh provinsi Jawa Barat tersebut.
Kemudian memasuki tahun 2025, fazri memperluas prestasinya hingga internasional. Dimana kala itu ia berhasil memperoleh Certificate of Participation Thailand International Mathematical Olympiad Heat Round. Meskipun tidak sampai babak final, namun keikutsertaan dalam kompetisi paling bergengsi di asia tersebut menjadi pengalaman yang paling berharga.
Tidak hanya unggul di bidang akademik, Fazri juga kerap menunjukkan kehliannya di bidang fotografi. Hal ini dibuktikan dengan torehan prestasinya sebagai Juara ll Fotografi Ajang Seni Nasional Indotama Maju tahun 2025 lalu. Puncaknya pada tahun 2025, Fazri dinobatkan seebagai santri teladan dalam event Haflu Takhrij SMP BQ Islamic Boarding School. Penghargaan dan piagam ini sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras, dedikasi, dan kedisiplinannya selama menjadi santri di BQ Islamic School.
Penghargaan sebagai santri teladan bukan hanya sekedar predikat semata. Ini menjadi bukti bahwa selama menjadi santri, ia dituntut bukan hanya mencari ilmu, tetapi juga dapat menjadi contoh yang baik bagi santri lainnya. Hal ini sekaligus menjadi gambaran bahwa prestasi dan karakter dapat berjalan dengan beriringan.
Dalam video testimoni kami dengan Dewi Fitria selaku ibunda dari Fazri Czar Mauludi, “Pondok pesantren BQ tidak hanya mendalami ilmu Alquran, tetepi berimbang dengan perkembangan teknologi informasi..” ujarnya. BQ Islamic Boarding School tidak hanya berfokus pada pendidikan karakter dan nilai keislaman, melainkan juga melek akan perkembangan dunia teknologi informasi.
Dari kisah Fazri di atas dapat kita tarik garis lurus, bahwa pondok pesantren juga berperan penting dalam menciptakan santri yang unggul dan berprestasi. Mulai dari lingkungan pendidikan yang mendukung, kurikulum dan fasilitas yang memadai serta peran guru dalam belajar mengajar.
Bagi orang tua yang sedang mencari sekolah untuk buah hatinya, kisah perjalanan Fazri bisa menjadi referensi. Prestasinya mengajarkan kita bahwa menjadi santri tidak selamanya tertinggal. Santri juga dapat unggul dalam bidang akademik dan berprestasi dalam bidang non akademik.